Detail Jurnal


Judul : Deteksi Penyakit Kanker Menggunakan Metode Demster Shafer
Pengarang : Ade Efi yanti1, Hindarto
Abstraksi : Kanker merupakan buah dari perubahan sel yang mengalami pertumbuhan tidak normal. Peningkatan jumlah sel tidak normal ini umumnya membentuk benjolan yang disebut tumor atau kanker. Sesungguhnya kanker bukanlah suatu penyakit yang sama sekali tidak bisa disembuhkan apabila dapat dideteksi secara dini dan diobati dengan tepat. Berdasarkan uraian diatas penulis tertarik untuk menyusun penelitian dengan judul "Deteksi Penyakit Kanker Menggunakan Metode Demster Shafer". Yang mana aplikasi ini berisi tentang deteksi awal penyakit kanker yang dapat digunakan masyarakat dalam mendiagnosa penyakit kanker dimana saja dan kapan saja penyakit kanker yang diteliti yaitu kanker Payudara, serviks, darah dan otak. Pada penelitian ini, sistem digunakan untuk menghasilkan keluaran berupa kemungkinan penyakit yang diderita berdasarkan gejala-gejala yang diinputkan pemakai kedalam sistem. Sistem ini menampilkan besarnya kepercayaan gejala tersebut terhadap kemungkinan penyakit kanker yang diderita pemakai. Setelah dilakukan perhitungan hasil uji coba dengan sistem yang dibuat menggunakan metode demster shafer terhadap seseorang menunjukkan bahwa kemungkinan pengguna teridentifi kasi kanker payudara dan serviks sebesar 31% dan untuk kanker payudara, serviks dan darah sebesar 19,2%. Kata kunci: Kanker, Serviks, Demster Shafer
Download File   Ade Efi yanti1, Hindarto

Judul : Simulasi Model Karakteristik Self Excited Vibrations dalam Aliran Fluida dengan ANSYS
Pengarang : Sufi yanto, Rudi Hariyanto, Darto
Abstraksi : Aliran fl uida yang memiliki kecepatan dan tekanan serta perubahan keduanya yang terjadi dalam suatu aliran fl uida memberikan kontribusi terjadinya getaran dalam sistem perpipaan. Getaran yang muncul dapat menimbulkan pembengkokan pada sistem perpipaan dan pada kasus yang ekstrim dapat mengakibatkan keretakan dan terjadinya kegagalan fatik pada sistem perpipaan tersebut. Di samping itu fl uktuasi aliran dapat meningkatkan terjadinya kerugian energi yang diakibatkan oleh bertambahnya losses dalam aliran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh aspek-aspek dan karakteristik dalam aliran fl uida yang dapat mengakibatkan terjadinya getaran yang dibangkitkan sendiri oleh sistem (self excited vibrations) dan pengaruh variasi konstanta elastis pegas (K) dari selang (tube). Peningkatan kekakuan pada sistem perpipaan dengan memperbesar konstanta elastis pegas dari tube yang digunakan untuk meningkatkan stabilitas sistem sehingga mampu mengurangi dampak kerugian akibat munculnya getaran. Metode yang digunakan adalah simulasi model dengan menggunakan bantuan software ANSYS untuk menganalisis karakteristik aliran fl uida pada saat melewati daerah jepitan (pinch area). Karakteristik aliran yang dihasilkan berupa perubahan tekanan dan kecepatan aliran fl uida pada daerah sebelum dan sesudah jepitan serta daerah tepat di bawah daerah jepitan. Selanjutnya karakteristik aliran tersebut digunakan untuk melakukan analisis karakteristik getaran menggunakan model matematis. Hasil yang diperoleh dari simulasi model menunjukkan bahwa karakteristik aliran fl uida saat melewati daerah jepitan terjadinya konversi energi potensial berupa tekanan menjadi energi kinetik berupa kecepatan aliran ataupun sebaliknya.. Kata kunci: Karakteristik Aliran, Konstanta Elastis, Stabilitas Sistem, Simulasi Model ANSYS
Download File   Sufi yanto, Rudi Hariyanto, Darto

Judul : Efektivitas Pengenceran terhadap Pertumbuhan Koloni Mikroba pada Saus Tomat
Pengarang : Supiana Dian Nurtjahyani, Devi Shyntya
Abstraksi : Saus tomat adalah cairan kental pasta yang berwarna menarik (biasanya merah), mempunyai aroma dan rasa yang merangsang. Walaupun mengandung air dalam jumlah besar, saus memiliki daya simpan panjang karena mengandung asam, gula, garam, dan seringkali diberi pengawet. Akan tetapi rendahnya mutu saus tomat akibat dari sanitasi produsen dalam membuat memudahkan mikroba untuk tumbuh dan berkembang biak pada produk saus tomat yang diproduksi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan koloni mikroba pada saus tomat dengan berbagai keefektifan pengenceran. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimental laboratorium. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, dari sampel saus tomat yang diambil dengan tingkat pengenceran yang berbeda-beda dengan metode hitungan cawan dengan cawan tuang (Total Plate Count (TPC)) terdapat perbedaan jumlah koloni mikroba. Pengenceran tertinggi yaitu 10�5 ternyata menghasilkan jumlah mikroba yang relatif lebih sedikit yaitu 38 koloni dengan jumlah koloni ml/g (CFU) sebesar 3,8 106 CFU dengan warna putih dan bentuk bulat dengan tepi bergerigi. Dibandingkan dengan pengenceran sebelumnya yaitu 10�3 dan 10�4 menghasilkan koloni mikroba yang banyak dengan warna dan bentuk yang sama. Kesimpulan jumlah koloni mikroba paling sedikit dihasilkan oleh pengenceran yang tinggi yaitu 10�5. Kata kunci: Koloni mikroba, saus tomat, TPC
Download File   Supiana Dian Nurtjahyani, Devi Shyntya

Judul : Pengaruh Penggunaan Variasi Elektroda Busi terhadap Performa Motor Bensin Torak 4 Langkah
Pengarang : Gatot Setyono, D. Sungkono Kawano
Abstraksi : Penelitian ini menggunakan metode true experiment di Laboratorium Teknik Pembakaran dan Bahan Bakar Jurusan Teknik Mesin FTI-ITS dengan berbagai busi elektroda Platinum dan Iridium sebagai variable pembanding terhadap busi elektroda Nikel yang telah direkomendasikan oleh pabrik. Penelitian akan dilakukan menggunakan motor bensin 4 langkah 1 silinder Supra X- 125 cc kondisi standar pabrik dengan variasi putaran 4000, 5000, 6000, 7000, 8000, 9000 rpm. Data yang akan diambil dalam penelitian adalah putaran mesin, putaran poros, torsi, konsumsi bahan bakar dan gas buang (CO dan HC), sehingga dengan hasil pengambilan data penelitian tersebut dapat menganalisis performa mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemakaian busi elektroda Platinum dan Iridium dibandingakan dengan busi elektroda Nikel pada putaran 7000�9000 rpm memberikan kenaikan torsi, daya, Bmep dan effi siensi thermal masing-masing sebesar 4,84%, 6,43%, 6,43% dan 6,08% (untuk busi elektroda Platinum) dan 8,42%, 12,02%, 12,02% dan 13,10% (untuk busi elektroda Iridium), penurunan Sfc, emisi gas buang CO dan HC masingmasing sebesar 5,68%, 5,64% dan 8,46% (untuk busi elektroda Platinum) dan 11,43%, 7,48% dan 11,15% (untuk busi elektroda Iridium). Kata kunci: Busi, elektroda, motor bensin dan performa mesin
Download File   Gatot Setyono, D. Sungkono Kawano

Judul : Pengelolaan Kawasan Tambak Ramah Lingkungan untuk Keberlanjutan Usaha
Pengarang : Sri Rahmaningsih
Abstraksi : Pengembangan kawasan tambak udang telah menimbulkan permasalahan baru terutama aneka konflik kepentingan penggunaan sumber daya di antara stakeholders baik kepentingan pemanfaatan di darat maupun di laut sehingga akan mengancam keberlanjutan pemanfaatan sumber daya pesisir. Selain itu juga produktivitas tambak di Indonesia rata-rata masih rendah yaitu baru mencapai sekitar 1,3 ton/ha. Produktivitas tambak ekstensif (tradisional) umumnya hanya mencapai 600-750 kg/ha. proses produksi udang di tambak mengakibatkan terabaikannya kontrol atas prinsip mikrobiologis dan proses eutrofi kasi (penyuburan) lingkungan sehingga tambak-tambak di Indonesia mulai berkurang produktivitasnya dengan indikator ukuran udang yang semakin mengecil dan tingkat kelangsungan hidup (SR---survival rate) yang rendah atau kebutuhan pakan yang lebih banyak. Kondisi yang tidak disadari ini lebih diperparah oleh meledaknya tingkat infeksi penyakit virus bercak putih/panuan/White spots Virus (WSSV) atau Systemic Ectodhermal Mesodhermal Bacculo Virus (SEMBV) Kesesuaian lahan budi daya tambak udang dicirikan oleh karakteristik biofi sik lingkungan perairan (volume air yang tersedia di pantai, tipe pantai, pasang surut, arus, ketersediaan air tawar, fi sika-kimia perairan, fi sika-kimia tanah, iklim), ketersediaan benih dan pakan baik kualitas maupun kuantitas, manajemen budi daya, serta sarana dan prasarana produksi. Oleh karena itu, alokasi pemanfaatan lahan budi daya tambak udang yang tidak terkendali akan memicu penurunan kualitas lingkungan perairan dan berdampak pada proses biologis dalam sistem produksi serta dampak ekologi yang lebih luas. Salah satu pengelolaan tambak yang dapat menjamin kesehatan lingkungan dan keberlanjutan usaha adalah penerapan system budi daya udang system tertutup. Kata kunci: Budi daya sistem tertutup
Download File   Sri Rahmaningsih

Judul : Aplikasi Online Image Filtering Menggunakan High Pass Filter pada Spatial Domain
Pengarang : Mimin Fatchiyatur Rohmah, Sugianto, Dewi Kumala Sari
Abstraksi : Kemampuan komputer yang semakin handal dalam berbagai bidang, terlebih lagi dalam bidang pengolahan citra digital melalui proses perbaikan kualitas citra (image enhancement) yang manfaatnya besar sekali dirasakan. Sehingga pemberdayaan komputer setiap saat perlu ditingkatkan. Pemberdayaan internet juga telah memasuki seluruh pelosok dunia, Pengolahan Citra dengan sistem online akan bermanfaat sekali pada lingkup yang lebih luas daripada hanya ada dalam offl ine aplikasi. Pengguna internet di seluruh dunia dapat menggunakan aplikasi ini, tetapi dalam membuat situs pengolah gambar secara online membutuhkan resource yang tinggi, sehingga dalam hal ini harus membangun sebuah server sendiri atau disebut dengan VPS, karena jika menggunakan jasa web hosting, harga yang ditawarkan terlalu tinggi, sedangkan dengan VPS, full fi tur bisa didapatkan dengan harga yang relatif lebih rendah dari sebuah web hosting. Perbaikan kualitas citra bisa dilakukan dengan berbagai teknik, salah satunya yaitu dengan peningkatan mutu citra dengan metode spatial domain, metode spatial domain berkenaan dengan ruang gambar itu sendiri, dan berdasarkan manipulasi langsung pixel- pixel dari gambar. Dalam metode spatial domain ada beberapa macam fi lter, salah satunya adalah high pass fi lter. Dalam high pass fi lter akan dianalisis tentang sharpen fi lter dan high-boost fi lter dengan hasil dari fi lter tersebut akan ditunjukkan dengan adanya perubahan citra yang dihasilkan dan perubahan histogram citra. Antara sharpen fi lter dan high-boost fi lter yang menghasilkan efek lebih bagus adalah high-boost fi lter karena penajaman pada citra terlihat lebih jelas serta hasil nilai RGB juga lebih besar daripada sharpen fi lter. Pada High-boost fi lter didapatkan nilai total RGB pada citra percobaan 40250 sebesar sedangkan pada sharpen fi lter didapatkan nilai RGB sebesar 40183.
Download File   Mimin Fatchiyatur Rohmah, Sugianto, Dewi Kumala Sari

Judul : Profil Metabolit Sekunder Flavan-3-ol pada Kultur in vitro Camellia Sinensis
Pengarang : Sutini1, Nana Dyah Siswati2, M. Rasjad Indra3, Djoko Agus Purwanto4
Abstraksi : Metabolit sekunder adalah suatu metabolit yang diproduksi oleh suatu organisme namun tidak dibutuhkan oleh organisme itu sendiri untuk pertumbuhannya. Metabolit sekunder pada tanaman Camellia sinensis diantaranya digunakan untuk menarik serangga lain di sekitar tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifi kasi beberapa profi l metabolit sekunder kultur in vitro. Produksi metabolit sekunder melalui tanaman mengalami beberapa kendala diantaranya dibutuhkan lahan yang luas dan ketergantungan oleh musim. Untuk mengatasi kendala tersebut dilakukan produksi metabolit sekunder melalui kultur in vitro. Metode produksi metabolit sekunder melalui kultur in vitro yang dilakukan, meliputi: (1) induksi kalus dengan menanam eksplant potongan pucuk daun Camellia sinensis pada media kultur, (2) subkultur kalus, (3) subkultur suspensi, (4) identifi kasi metabolit sekunder secara kualitatif. Hasil penelitian kalus dan kultur suspensi yang memiliki profi l fl avan-3-ol.
Download File   Sutini1, Nana Dyah Siswati2, M. Rasjad Indra3, Djoko Agus Purwanto4

Judul : Pembuatan Nano Partikel ZnO dari Baterai untuk Penjernihan Air Rawa dengan Sinar Matahari
Pengarang : Novrian Dony dan Hasan Zain
Abstraksi : Berdasarkan penelitian sebelumnya telah didapatkan bahwa Nano Partikel (NP) ZnO merupakan semikonduktor yang memiliki sifat fotokatalitik yang paling bagus bila dikenai sinar matahari. Hal ini disebabkan ZnO memiliki energi celah yang rendah (Eg 3,2 eV). Sifat fotokatalitiknya dapat ditingkatkan menggunakan metoda doping (mengotori) dan pembuatan nano komposit dengan oksida logam lain. Namun, hampir keseluruhan penelitian itu menggunakan prekusor atau ZnO dengan kemurnian yang tinggi dan membutuhkan biaya yang besar. Pada Baterai terdapat logam Zn dengan kemurnian yang relative tidak terlalu tinggi. Zn dari limbah baterai dapat digunakan untuk membuat NP ZnO. ZnO yang dihasilkan adalah ZnO didoping dengan Mg (Mg-ZnO). NP ini dapat menjernihkan air rawa dengan menggunakan sinar matahari.
Download File   Novrian Dony dan Hasan Zain

Judul : Pengawet dan Pewarna Alami Berbahan Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) pada Jelly
Pengarang : Kejora Handarini1, Restu Tjiptaningdyah2
Abstraksi : Jelly is a highly preferred snack of children, but was reported that jelly products containing textile dyes and harmful preservatives. Rosella fl ower extracts was contained antibacterial activity and high anthocyanin. The purpose of this study is to determine how the optimal concentration of roselle fl owers extracts are applied to jelly as a natural dye and preservatives. The method were: a. extraction rosella fl ower. b. application extract rosella fl ower on the jelly product (the treatments are A0: 0%A1: 0.5%, A2: 1%, A3: 1.5%) and then storage at refrigeration temperature for 0, 5 to 10 days. Parameters measured were the Total Plate Count (TPC), total mold-yeasts, total coliforms, and organoleptic observations. The results showed for the storage of 0 to 5 days, roselle jelly with various concentrations have indigenous microbial contaminants (TPC, mold- yeasts, and coliforms) is smaller than the control (A0: 0%). While the 10-day storage TPC values, molds - yeasts and coliforms in jelly with roselle lower than controls, but for all treatments had values exceeding the microbiological standards. The results of organoleptic test showed for 0 to 5 days of storage refrigerator, showed that roselle jelly A3 (1.5%) has the best value compared to other treatments, the value of a little love to love, for color, aroma, fl avor and texture, and its value is higher than controls. On the 10th day of storage, for the treatment of roselle jelly A1, and A2 has a value of color and odor under control, while the A3 is equal to the control. For assessment of fl avors and textures in all treatments rosella jelly (A1, A2, and A3) above control values. Based on microbiological and organoleptic tests, the best roselle jelly is A3 and store value 5 days on refrigerator.
Download File   Kejora Handarini1, Restu Tjiptaningdyah2

Judul : Pengaruh Komposisi Doping Fe2O3 dan Temperatur Sintering terhadap Pembentukan Nanopartikel Fe2TiO5 dengan Metode Mechanical Alloying
Pengarang : Rindang Fajarin, Hariyati Purwaningsih, Diah Susanti, Adrienne Kusuma Rahardjo
Abstraksi : Fe-Ti-oksida memiliki potensi tinggi untuk terus dikembangkan karena memiliki sifat foto katalis, semikonduktor, kemagnetan, dielektrik, dan sifat optik sehingga dapat dikembangkan sebagai teknologi spintronik, magneto electronik, mikro elektronik, dan radar electronics. Pseudobrookite Fe2TiO5 adalah salah satu Fe-Ti-oksida yang memiliki sifat paramagnetik dan merupakan semikonduktor tipe-n. Beberapa potensi aplikasinya antara lain adalah sebagai material magnetik, anoda baterai lithium, dan sensor gas. Pseudobrookite Fe2TiO5 disintesa dengan metode mechanical alloying selama 15 jam dan sintering pada temperatur 1300°C. Kemudian Fe2TiO5 di doping dengan hematite (Fe2O3) hasil kopresipitasi dari FeCl2.4H2O dengan variasi 0,3; 0,4; 0,5 molar dan temperatur sintering 1100–1300°C. Spesimen hasil doping dikarakterisasi dengan X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope (SEM) dan vibrating sample magnetometer (VSM). Hasil penelitian diperoleh bahwa penambahan komposisi doping Fe2O3 dan temperatur sintering dapat menaikkan komposisi Fe2TiO5 yang terbentuk pada serbuk xFe2O3-Fe2TiO5 dan temperatur sintering berpengaruh pada kenaikan ukuran partikel dan distribusinya.
Download File   Rindang Fajarin, Hariyati Purwaningsih, Diah Susanti, Adrienne Kusuma Rahardjo