Detail Jurnal


Judul : Analisis Pelayanan Jasa Galeri Indosat SA Tuban Dengan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Quality Function Deployment (QFD)
Pengarang : Anggia Kalista
Abstraksi : Customer’s satisfaction measurement is an important element in providing better services, more efficiently and effectively. Customer satisfaction is a condition in which the desires, expectations and needs of customers are met. A service is considered satisfactory if the service can meet the needs and expectations of customers. To get the satisfaction of customers, PT. Indosat offers customer service. The desire to satisfy the customer also wants to be realized by Galeri Indosat Tuban services by improving customer service Galeri Indosat Tuban. With the number of users who came to the Galeri Indosat Tuban each day (50-80 people/ day) makes the performance of customer service is very necessary to be considered. Level of customer satisfaction is measured through customer surveys with respondents who came in Galeri Indosat Tuban, while the observed attribute refers to the tangible dimension, Reliability, Responsiveness, Empathy and Assurances. From the results of the survey then conducted customer satisfaction measurement and calculation of gap analysis (SERVQUAL). For priority weighting to be retrieved using IPA method. As for the strategies/actions to be taken in order to improve service quality using Quality Function Deployment (QFD). From the results of the study data processing obtained gap that occurs indicates the negative gap in all dimensions of the service. This means that customer expectations are higher than reality services received. From the analysis of the IPA with the Cartesian diagram taken priority attribute improvements located in quadrant A and C, these attributes will fill customer need space on House of Quality. Based on the analysis of the data can be provided in the form of a draft recommendation concept development services to Galeri Indosat Tuban as recommendations for improvement of service quality in order to increase customer satisfaction and loyalty to the service Indosat Gallery Tuban. Key words: Customer service, Important Performance Analysis (IPA), Quality Function Deployment (QFD)
Download File   Anggia Kalista

Judul : Efek Patologi Merkuri terhadap Densitas Spikula Holothuroidea (Echinodermata) di Kawasan Bekas Penggelondongan Emas Lampon, Kabupaten Banyuwangi
Pengarang : Susintowati
Abstraksi : Walaupun aktivitas penggelondongan emas telah terhenti di Lampon, penelusuran dampak pencemaran merkuri terhadap biota perairan dapat dilakukan. Holothuroidea dapat dijadikan salah satu bioindikator pencemar merkuri. Holothuroidea berperan sebagai detrivor atau organisme pembersih pantai, sehingga sangat penting memantau keberadaannya di Lampon Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek patologi merkuri terhadap densitas spikula Holothuroidea. Terdapat sekitar 12 spesies Holothuroidea di zona intertidal Lampon. Holothuria leucospilota dipilih sebagai bioindikator akumulasi merkuri karena melimpah di Lampon. Bioakumulasi merkuri dalam jaringan tubuh Holothuria leucospilota terdeteksi menggunakan Mercury Analyzer dengan metode SNI 06-6992.2-2004 (dengan modifikasi). Perhitungan densitas spikula dikaji setelah maserasi dengan sodium hipoklorit dan dihitung jumlah spikula per cm2 integumen sampel. Bioakumulasi merkuri tertinggi dalam tubuh Holothuria leucospilota di Lampon adalah 47,83 ppb, sedangkan yang terendah 0,03 ppb. Parameter lingkungan di kedua lokasi penelitian tergolong dalam rentang baku mutu yang normal. Densitas spikula Holothuria leucospilota sampel Lampon cenderung rendah dibanding sampel kontrol dari Taman Nasional Meru Betiri. Anomali morfologi spikula pada sampel Holothuria leucospilota Lampon perlu ditelusuri lebih lanjut. Kata kunci: merkuri, spikula, densitas, Holothuroidea
Download File   Susintowati

Judul : Animasi Dining Philosophers Problem untuk Mencegah Deadlock dengan Metode Semaphore
Pengarang : Nailil Uzlifah, Mimin F. Rohmah
Abstraksi : Pada tahun 1967, Djikstra mengajukan suatu konsep memakai suatu variable integer untuk menghitung banyaknya proses yang sedang aktif atau yang sedang tidak aktif. Tipe dari variable ini dinamakan semaphore. kebanyakkan semaphore juga digunakan untuk sinkronisasi dalam komunikasi antar device perangkat. Pada penelitian ini semaphore digunakan untuk menyelesaikan masalah klasik sinkronisasi dining philosophers. Dining philosophers itu sendiri adalah situasi di mana 5 philosopher duduk di meja makan untuk makan spageti, setiap philosopher diberi satu piring spageti dan diberi satu sumpit, untuk memakan spageti tersebut dibutuhkan dua sumpit untuk menyelesaikan masalah ini maka variable semaphore ini diterapkan pada setiap sumpit agar sumpit bisa di share ke-philosopher yang lainya. Jika 5 philosopher sedang lapar dan memegang sumpit ditangan kiri, maka akan terjadi deadlock. Pada penelitian ini dilakukan pengujian untuk mengetahui situasi yang jarang terjadi deadlock dan pencegahan deadlock. Dari percobaan tanpa pencegahan deadlock dengan waktu kenyang menjadi lapar masing-masing filsuf secara berurutan 2, 4, 6, 8 dan 10 serta waktu lapar menjadi mati 2, 4, 6, 8, dan 10 dilakukan pengujian beberapa kali ke sistem dengan mengganti masa hidup filsuf. Dari hasil pengujian didapatkan masa hidup filsuf yang diujikan ke sistem yang tidak terjadi deadlock selama waktu percobaan 100 detik adalah masa hidup masing-masing filsuf secara berurutan 2,2,4,4,16. Hal ini menunjukkan bahwa sistem tidak cepat terjadi deadlock jika salah satu filsuf yang memiliki waktu kenyang menjadi lapar besar berada dalam kondisi kenyang. Kondisi deadlock juga dapat dicegah dengan beberapa solusi, tetapi apabila deadlock telah terjadi, maka tidak akan dapat diselesaikan karena semua proses (dalam hal ini, filsuf) akan saling menunggu sebuah kondisi yang tidak akan pernah terjadi. Kata kunci: Philosophers, Dining Philosophers, Semaphore, Deadlock
Download File   Nailil Uzlifah, Mimin F. Rohmah

Judul : Peramalan Energi Listrik Jangka Panjang di Kabupaten Sampang Pasca Suramadu Mengunakan Metode Jaring Saraf Tiruan Counterpropagation Termodifikasi
Pengarang : Amirullah, Adiananda
Abstraksi : Tujuan penelitian adalah meramalkan kebutuhan energi listrik jangka panjang di Kabupaten Sampang secara cerdas dan akurat. Peramalan dilakukan untuk menyediakan prediksi awal mengenai kebutuhan energi listrik jangka panjang di Kabupaten Sampang secara mencukupi. Metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process digunakan untuk menentukan variabel data yang akan dipilih sebagai input peramalan menggunakan JST Counterpropagation Termodifikasi. Hasil penggunaan Metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process menunjukkan bahwa urutan nilai terbesar atau faktor yang paling berpengaruh pada peramalan beban adalah; data beban, data PDB dan data cuaca, sehingga data beban dipakai sebagai input peramalan beban menggunakan JST Counterpropagation Termodifikasi. Hasil pelatihan antara data energi aktual dan output pelatihan menggunakan JST Counterpropagation Termodifikasi pada GI Sampang sebesar 0 atau 0%. Pelatihan ini konvergen pada epoch ke-89 dan jumlah unit pada lapis tersembunyi adalah 5 neuron. Nilai MAPE antara data aktual dan output hasil pengujian data pada peramalan energi listrik Tahun 2013 di GI Sampang adalah 0,00 atau 0%. Output hasil peramalan energi listrik tahun 2013 di GI Sampang sudah memenuhi syarat, karena masih di bawah nilai (MAPE) sebesar 0,05 atau 5%. Dengan demikian JST Counterpropagation Termodifikasi dapat digunakan untuk melakukan peramalan beban jangka panjang di Kabupaten Sampang. Kata kunci: Peramalan Energi Listrik, Jaring Saraf Tiruan,
Download File   Amirullah, Adiananda

Judul : Bi-axial Bending Strength Analysis on Single Hull Bulk Carrier due to Collision
Pengarang : Muhammad Zubair Muis Alie
Abstraksi : Kekuatan memanjang adalah hal yang terpenting untuk menjamin keselamatan kapal tidak hanya pada kondisi utuh tetapi juga pada kondisi rusak. Dalam hal ini, ketika kerusakan tubrukan terjadi, penampang penumpu lambung dianalisis sebagai persoalan lentur dua arah meskipun hanya momen lentur vertikal atau horisontal bekerja pada penampang. Oleh karena itu, lentur dua arah diinvestigasi dalam penelitian ini dengan mempertimbangkan kapal bulk carrier berlambung tunggal sebagai obyek. Model penuh dari penampang lambung dibuat untuk mengetahui pengaruh dari perputaran sumbu netral. Kerusakan tubrukan diasumsikan terletak secara tidak simetris pada sisi lambung kapal bulk carrier. Pendekatan incremental digunakan untuk menyelesaikan lentur dua arah termasuk pengaruh dari perputaran sumbu netral. Hasilnya ditunjukkan dalam bentuk interaksi hubungan antara momen lentur vertikal dan horisontal. Diperoleh bahwa kerusakan tubrukan memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku lentur dua arah, juga pengaruh dari perputaran sumbu netral. Kata kunci: Kapal bulk carrier, penumpu lambung,tubrukan, lentur dua arah
Download File   Muhammad Zubair Muis Alie

Judul : Teknologi Informasi sebagai Sarana Peningkatan Produktivitas
Pengarang : Darti Djuharni, Leila Salawati Chairat, Hariyanto
Abstraksi : Artikel ini merupakan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bermitra dengan pengerajin kelompen di Desa Kreweh-Gunung Rejo – Singosari Malang. Barang hasil produksi pengerajin ini adalah kelompen yang berasal dari kayu Mahoni atau kayu Sengon. Hasil produksinya dijual ke pengusaha di Surabaya untuk diolah lebih lanjut sampai barang tersebut siap dijual ke konsumen. Permasalahan yang dihadapi oleh pengerajin ini adalah: (1) mereka selalu terlambat dalam mengikuti mode yang diinginkan masyarakat; (2) kuantitas dan kualitas hasil produksi tergantung pada mitra usaha di Surabaya; (3) terbatasnya pangsa pasar untuk menjual hasil produksi karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam teknologi informasi; (4) tidak membuat catatan terhadap transaksi usaha; (5) serta tidak memiliki tenaga tetap untuk mengukir kelompen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan hal-hal berikut: (1) menyediakan komputer dan memberi pelatihan dan pendampingan; (2) memberi pelatihan dan pendampingan akuntansi; (3) menyediakan peralatan produksi yang belum dimiliki, serta (4) mengadakan pelatihan ukir untuk masyarakat sekitarnya agar diperoleh tenaga tetap. Kata kunci: teknologi informasi, kelompen, produktivitas
Download File   Darti Djuharni, Leila Salawati Chairat, Hariyanto

Judul : Bioethanol Ampas Brem sebagai Sumber Bahan Bakar Terbarukan
Pengarang : Nurfa Anisa, Surjono Adi Walujo
Abstraksi : Ampas brem merupakan hasil samping dari proses pengepresan tape ketan untuk mendapatkan air/sari tape. Dalam pembuatan makanan brem, dari bahan dasar yang dibuat, hanya sekitar 30% yang berhasil menjadi makanan brem. Sedangkan sisanya 70% menjadi limbah yang berupa air dan ampas beras. Limbah inilah yang dimanfaatkan sehagai bahan baku bioethanol. Ampas Brem mengandung selulosa yang ditemukan bersama-sama dengan bahan lam seperti lignin, hemiselulosa, dan pektin serta bahanbahan anorganik lainnya. Kandungan selulosa ampas brem berkisar antara 27,3839,45% (Fithriani et al 2007). Penelitian ini mengulas tentang pemanfaatan limbah ampas brem menjadi bioethanol dalam upaya mengurangi limbah organik di lingkungan juga untuk menghindari persaingan bahan baku energi dengan pangan. Produk bioethanol yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi alternatif bahan bakar yang terbarukan dan murah. Kata kunci: limbah ampas brem, bioethanol, bahan bakar alternatif
Download File   Nurfa Anisa, Surjono Adi Walujo