Detail Jurnal


Judul : Analisis Sistem Pelayanan Angkutan Kota di Sidoarjo Ditinjau dari Kepuasan Penumpang
Pengarang : Ibnu Sholichin
Abstraksi : Sistem pelayanan angkutan kota di Sidoarjo memegang peranan yang sangat penting. Sistem pelayanannya saat ini mengikuti sistem jaringan trayek. Walaupun sistem pelayanan angkutan kota sudah mengikuti sistem jaringan trayek, pelayanan dari trayek- trayek yang ada dirasakan kurang, misalnya dalam ketersediaan kendaraan dan kenyamanan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penelitian sistem pelayanan angkutan kota Sidoarjo ditinjau dari kepuasan penumpang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada penumpang angkot di Kota Sidoarjo. Kuisioner ini berisi beberapa pertanyaan yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan dan kepentingan bagi penumpang angkot terhadap sistem yang berlaku saat ini, yaitu: faktor muat, tarif terjangkau, frekuensi, rute yang dilalui. Pada penelitian ini akan digunakan metode deskriptif-kuantitatif. Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa kinerja angkot di kota Sidoarjo yang berkenaan dengan pelayanan angkot berada dalam kuadran C dan D. Selain itu, terdapat pula beberapa atribut yang pelaksanaannya dapat dipertahankan yaitu faktor muat dan tarif yang terjangkau. Kedua atribut tersebut berada dalam kuadran B.
Download File   Ibnu Sholichin

Judul : Pengaruh Lama Penyimpanan Telur Ayam Buras pada Suhu Kamar Ditinjau dari Jumlah Total Kuman, Kandungan Salmonella Enteritidis, dan Kualitas Fisik
Pengarang : Dyah Widhowati
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama penyimpanan telur ayam buras pada suhu kamar terhsdsp jumlah total kuman pada kulit dan isi telur dan kandungan Salmonella enteritidis serta kualitas fisik telur (pH, putih telur, tinggi rongga udara, indeks putih telur dan nilai Haugh Unit. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan the post test- only control group design yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 replikasi. Analisis data menggunakan Anova satu arah yang dilanjutkan dengan uji LSD apabila terdapat perbedaan total kuman pada kulit telur yang tertinggi pada penyimpanan hari ke-13, sedangkan jumlah total kuman pada isi telur yang tertinggi pada penyimpanan hari ke-7. Sedangkan uji kuman patogen Salmonella enteritidis pada kulit dan isi telur negatif. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan nyata (p < 0,05) lama penyimpanan ditinjau dari jumlah total pada kulit dan isi telur asam buras. Demikian juga dengan kualitas fisik telur terdapat perbedaan nyata (p < 0,05) lama penyimpanan ditinjau dari pH, putih telur, tinggi rongga udara, indeks putih telur dan nilai Haugh unit.
Download File   Dyah Widhowati

Judul : Stabilitas Hasil pada Generasi Segregasi F5, F6 dan F7 Beberapa Genotipe Kedelai
Pengarang : Fathurrahman, Siswoyo TA, dan Poerwoko MS
Abstraksi : Penelitian untuk mengetahui stabilitas sembilan genotipe pada generasi F5, F6 dan F7, yaitu genotipe Unej-1, Unej-2, Polije-1, Polije-2, Polije-3 dan Polije-4 serta Malabar, Wilis dan Gepak Kuning sebagai pembanding, telah dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi mulai bulan Februari sampai Juni 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan uji stabilitas teori Eberhart dan Russell dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Genotipe Polije-1, Polije-2 dan Polije-3 menunjukkan kestabilan dalam semua parameter, dan dapat direkomendasikan untuk dikembangkan dan diproduksi dalam jumlah besar di masyarakat.
Download File   Fathurrahman, Siswoyo TA, dan Poerwoko MS

Judul : Ekstraksi Pektin dari Kulit Buah Cokelat dengan Pelarut Asam Formiat
Pengarang : Susilowati, Siswanto Munandar, Luluk Edahwati, dan Erwan Adi Saputro
Abstraksi : Di Indonesia pektin masih merupakan barang impor yang belum begitu dikenal walaupun sudah banyak digunakan dalam bidang industri dan farmasi. Pektin adalah bahan pengental alami yang berasal dari buah dan beberapa macam tumbuhan. Pektin diproduksi dan dipasarkan dalam bentuk bubuk kering atau cairan. Penelitian ini dilakukan untuk mengambil pektin serta mengetahui kadar metoksil dari kulit buah cokelat dengan menggunakan proses ekstraksi. Kondisi operasi yang dijalankan yaitu pada pH 3, suhu 80° C serta perbandingan pelarut (1:12, 1;14, 1:16, 1:18, 1;120), dan waktu ekstraksi 200, 225, 250, 275, 300 (menit) Hasil penelitian diperoleh kadar metoksil yang terbaik 30,50 % pada pencucian dengan alkohol dan kadar metoksil 28,08% untuk pencucian dengan air, dengan perbandingan bahan dan pelarut 1:16 dan waktu 275 menit. Warna pektin pada perlakuan pencucian dengan alkohol lebih putih dibandingkan dengan pencucian dengan air.
Download File   Susilowati, Siswanto Munandar, Luluk Edahwati, dan Erwan Adi Saputro

Judul : Peran Elisitor CU2+ pada Produksi Katekin melalui Kultur Kalus Camellia Sinensis
Pengarang : Sutini
Abstraksi : Tujuan dari penelitian ini memperoleh cara produksi katekin dengan skala besar berpotensi sebagai anti oksidan. Metode penelitian yang dilakukan, meliputi: (1) induksi kalus dengan menanam eksplant potongan pucuk daun teh pada media dengan berbagai zat pengatur tumbuh, (2) identifikasi katekin secara kualitatif, (3) subkultur kalus pada media dan zat pengatur tumbuh yang sama, (4) induksi akumulasi katekin kultur kalus menggunakan elisitor. Hasil penelitian kalus berisi katekin, bahwa penambahan elicitor ion Cu2+) berpengaruh positif terhadap pertumbuhan kalus yang berbeda nyata dengan kontrol (tanpa penambahan elisitor ion Cu2+).
Download File   Sutini

Judul : Perilaku Daktil Elemen Struktur Joint Balok Beton Pratekan Parsial-kolom Beton Bertulang Eksterior Akibat Gaya Gempa Lateral
Pengarang : Made D Astawa, Eva Elviana, dan Sumaidi
Abstraksi : Desain kapasitas dari suatu struktur bangunan gedung tahan gempa adalah kolom kuat-balok lemah (Strong Column-Weak Beam). Telah diaplikasikan pada desain elemen struktur Joint Balok-Kolom Beton Exterior yang Daktail secara monolit tanpa sendi plastis, sebagai model Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Tujuan jangka panjang adalah membangun suatu hunian gedung bertingkat yang aman ketika terjadi gempa lateral kuat yang menimpa struktur gedung. Penampang balok dirancang lebih kecil daripada dimensi penampang kolom agar memenuhi persyaratan kolom kuat-balok lemah. Menggunakan kombinasi tulangan dan tendon prestress pada balok, perbandingan antara tulangan dan tendon prestress diatur agar memenuhi persyaratan pratekan parsial dan penulangan balok lemah (under-reinforced). Desain penampang: (a) balok 250/400 mm, tulangan tarik lentur 5 D13, tulangan tekan 3 D13, memakai satu tendon dengan 2 (dua) strand D12,7 mm. Sengkang transversal 8–75 mm, (b) kolom persegi 400/400 mm, tulangan utama memanjang 6 D16 + 4 D13, tulangan transversal 10–50 mm. Metode penelitian melalui studi eksperimental dengan pembebanan siklik lateral (pseudo dynamic) pada balok, dan beban statik pada kolom sebagai stabiliser. Hasil uji test untuk tingkat daktilitas struktur u = (dmax/dleleh pertama) = 1,23 > 1,2, Kesetabilan Struktur dalam melakukan Energi disipasi pada Drift Rasio 4,50%, 3,50%, 2,75% semuanya > 0,125, memenuhi syarat. Dalam menahan beban lateral baik Tekan maupun Tarik pada Drift Ratio 2,75 >= 75% beban maksimum, memnuhi persyaratan ACI-374.1-05 dan NEHRP. Kesimpulannya adalah memenuhi syarat desain SRPMK yang daktail dan aman bagi penghuni akibat bahaya gempa lateral.
Download File   Made D Astawa, Eva Elviana, dan Sumaidi

Judul : Perencanaan Beam-coloum Joint dengan Menggunakan Metode Beton Prategang Partial Gedung Perkantoran Bpr Jatim
Pengarang : Fransiskus XE Lie, Wahyu Kartini MT, dan Made Dharma Astawa MT
Abstraksi : Dalam perencanaan ini, untuk mendesain beton prategang menggunakan metode prategang sebagian. Tulangan lunak yang digunakan dalam mendesain balok prategang ikut diperhitungkan, untuk menahan gaya lateral akibat gempa yang terjadi sesuai dengan peraturan ACI 2008. Dengan asumsi, bahwa tendon hanya menerima gaya gempa sebesar 25% saja, sedangkan 75% akan dilimpahkan pada baja tulangan lunak. Karena hubungan balok kolom adalah suatu sambungan yang paling lemah di dalam sistem struktural keseluruhan, maka sambungan tersebut harus didesain dengan kuat nominal yang lebih besar daripada elemen-elemen yang disambungnya sesuai dengan SNI 03-2847-2002. Setelah dilakukan perhitungan, maka dibutuhkan tendon yang berisi 9 buah strand dengan diameter 15,2 mm. Pada daerah tumpuan dibutuhkan tulangan tarik sebanyak 5D22 dan tulangan tekan 3D22. Sedangkan untuk daerah lapangan dibutuhkan tulangan tarik sebanyak 3D22 dan tulangan tekan sebanyak 3D22. Pada daerah tumpuan digunakan tulangan geser ø8–100, dan ø8–250 untuk daerah lapangan. Kolom dengan dimensi 600 × 600 dibutuhkan tulangan longitudinal sebanyak 12D25, dan tulangan transverse ø8–150, Pada hubungan balok kolom, digunakan sengkang ø8–150.
Download File   Fransiskus XE Lie, Wahyu Kartini MT, dan Made Dharma Astawa MT

Judul : Aplikasi Perangkat Lunak untuk Menentukan Pengadaan Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Menggunakan Algoritma C45
Pengarang : Budanis Dwi Meilani dan Ruli Utami
Abstraksi : Krisis ekonomi di Indonesia berdampak pada menurunnya tingkat kesejahteraan di sektor kehidupan tertentu. Untuk menanggulangi hal tersebut, pemerintah memberlakukan pengadaan kartu Jamkesmas bagi masyarakat kurang mampu. Pengadaan kartu Jamkesmas kurang mencapai sasaran dikarenakan ketidakmerataan penduduk miskin yang mendapatkannya, disebabkan pihak kelurahan kesulitan menentukan kriteria sebuah keluarga dikatakan miskin. Selain itu, untuk penduduk musiman atau yang tidak memiliki KTP penduduk asli, juga sangat sulit untuk memiliki kartu Jamkesmas. Oleh karena itu, perlu dibuat suatu aplikasi yang mampu menentukan penerima kartu Jamkesmas secara komputasi dan mudah dilakukan. Adapun metode yang digunakan dalam perancangan aplikasi ini, yaitu metode Decision Tree dengan menggunakan algoritma C4.5, yang nantinya diharapkan dapat menghasilkan suatu pola kriteria penduduk miskin. Dengan adanya aplikasi untuk menentukan penduduk yang berhak memiliki kartu Jamkesmas ini, nantikan pihak kelurahan tidak akan mengalami kesulitan untuk menentukan penduduk yang berhak mendapat kartu Jamkesmas sesuai kriteria keluarga miskin.
Download File   Budanis Dwi Meilani dan Ruli Utami