Detail Jurnal


Judul : Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Perilaku Masyarakat Menghadapi Penderita HIV/AIDS di Desa Jabon Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang
Pengarang : Siti Mudrikatin, S.Si.T,, M.Kes
Abstraksi : Di Kabupaten Jombang jumlah kasus HIV/AIDS setiap tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 penderita HIV/AIDS sudah sekitar 1300 orang menduduki peringkat ke II, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perilaku masyarakat menghadapi penderita HIV/AIDS di Desa Jabon Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan explanatory research, dengan metode survey dan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian ini termasuk cross sectional dengan jumlah sampel 226 orang yang di dapat dari populasi kepala keluarga yang ada di Desa Jabon Kabupaten Jombang. Hasil penelitian menunjukkan perilaku mendukung masyarakat menghadapi penderita HIV/AIDS sebesar 61,06%. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada 1 variabel yang berhubungan dengan perilaku masyarakat yaitu sikap masyarakat (p=0,0001), 3 variabel yang tidak berhubungan dengan perilaku masyarakat yaitu pengetahuan masyarakat (p=0,384), peran tokoh masyarakat dan peran petugas kesehatan karena homogen sehingga tidak dapat diuji secara statistik. Berdasarkan hasil diatas, petugas kesehatan perlu melibatkan kader dalam kegiatan penyuluhan kepada masyarakat terutama kepada kepala Keluarga tentang cara penularan dan cara penanganan penderita HIV/AIDS agar stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS tidak terjadi.
Download File   Siti Mudrikatin, S.Si.T,, M.Kes

Judul : Faktor yang Memengaruhi Kepuasan Pasien dalam Pelayanan Prevention Mother To Child Transmission (PMTCT) pada Wanita HIV Positif di Puskesmas Paiton Probolinggo
Pengarang : Widia Shofa Ilmiah, Fifin Maulidatul Azizah, Nina Sukma Amelia
Abstraksi : Puskesmas menjadi ujung tombak pembangunan, tetapi tidak semuanya memberikan pelayanan memuaskan dan bermutu. Kepuasan pasien menjadi isu dalam menilai penampilan penyedia layanan, salah satunya Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT). Di beberapa fasilitas kesehatan di Indonesia, rata-rata 67% pasien mengeluh tidak puas. Studi pendahuluan di Puskesmas Paiton ditemukan 20% mengatakan kurang puas. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang memengaruhi kepuasan pasien dalam pelayanan PMTCT pada Wanita HIV Positif. Penelitian ini menggunakan rancangan non eksperimental jenis analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling didapatkan 35 orang wanita HIV positif baik yang menikah dan belum menikah yang berkunjung dan mendapatkan pelayanan PMTCT di Puskesmas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan uji statistik binary logistic regression. Hasil analisis multivarian yaitu sikap (p value = 0,010; OR 29,000), ketersediaan fasilitas kesehatan (p value = 0,045; OR 18,838) < ? (0,05). Faktor yang memengaruhi kepuasan pasien sangat multi dimensi dan variabel sikap merupakan faktor dominan yang memiliki peluang 29 kali memengaruhi kepuasan. Sikap pasien dipengaruhi oleh pengetahuan sebelumnya tentang PMTCT dan sikap petugas kesehatan pada saat memberikan pelayanan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan kualitas pelayanan secara terus-menerus, khususnya konseling, sikap dan komunikasi petugas.
Download File   Widia Shofa Ilmiah, Fifin Maulidatul Azizah, Nina Sukma Amelia

Judul : Hubungan Riwayat Pre Eklampsia dengan Kejadian Pre Eklampsia Berulang pada Ibu Bersalin di RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro
Pengarang : Heny Ekawati
Abstraksi : Preeclampsia and eclampsia is a complication in labor which is a cause of high maternal and infant mortality in Indonesia. The high incidence of preeclampsia is a major factor causing recurrent eclampsia that can threaten maternal life. Research design correlational study with cross sectional approach. The sampling method used is simple random sampling. Samples taken as many as 207 respondents. This research data is taken by using secondary data documentation, after tabulated the existing data were analyzed using Rank Spearman Correlation test with significance level 0,05.The results showed that most respondents did not have pre eclamptic history (53.1%), and most respondents did not have pre eclampsia (40,6%). While the results of statistical tests obtained results there is a history of pre eclampsia pre eclampsia with recurrence of pre-eclampsia in maternal mothers, with a correlation coefficient of 0.735 with significance level 0,000 (? <0.05).
Download File   Heny Ekawati

Judul : Hubungan Sikap Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Penularan TB Paru di RS Kusta Sumberglagah
Pengarang : Sri Sudarsih, Hariyanto
Abstraksi : Tuberculosis (TB) paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis dan menyebab banyak kematian di Indonesia. Penularan TB paru salah satunya akibat perilaku pencegahan yang negatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap keluarga dengan perilaku pencegahan penularan TB Paru. Desain penelitian menggunakan analitik Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang mendampingi pasien TB Paru di Poli Paru RS Kusta Sumberglagah dengan sampel 36 orang menggunakan Consecutive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mempunyai sikap positif yaitu 23 responden (63,9%) dan sebagian besar responden berperilaku positif yaitu 21 responden (58,3%). Berdasarkan hasil Uji chi square didapatkan ? value = 0,000 < ? = 0,05 . Hasil ini menunjukkan adanya hubungan sikap keluarga dengan perilaku pencegahan penularan TB Paru. Sikap merupakan tendensi seseorang untuk melakukan suatu perilaku sehingga semakin positif (mendukung) sikap keluarga maka semakin berdampak positif terhadap perilaku keluarga dalam pencegahan penularan TB Paru.
Download File   Sri Sudarsih, Hariyanto