Detail Jurnal


Judul : Analisis Kesalahan Buku Siswa Matematika Kelas VIII SMP/MTs Semester I Kurikulum 2013
Pengarang : Erik Valentino
Abstraksi : Penelitian ini adalah penelitian tentang analisis kesalahan konten buku. Kesalahan konten dalam hal ini adalah kesalahan berdasarkan pengungkapan objek matematika, yaitu fakta, konsep, prinsip, dan keterampilan. Analisis kesalahan ini bertujuan untuk memeriksa isi dokumen secara objektif dan sistematis. Hasil analisis kesalahan diharapkan bisa digunakan untuk memperbaiki konten buku siswa matematika Kelas VIII SMP/MTs Semester I Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kemdikbud. Dari hasil penelitian didapatkan 3 kesalahan objek fakta, 8 kesalahan objek konsep, 1 kesalahan objek prinsip, dan 4 kesalahan objek keterampilan. Oleh karena itu, disarankan bagi guru dan siswa yang menggunakan buku tersebut dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai solusi perbaikan. Kemudian, diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan sumbangsih dalam perbaikan konten buku siswa Kelas VIII SMP/MTs Semester I yang diterbitkan oleh Kemdikbud
Download File   Erik Valentino

Judul : Analisa Pengaruh Fokus Belajar, Aktivitas Belajar dan Intelektual Bagi Mahasiswa Aktif terhadap Prestasi Belajar dengan Menggunakan Metode SEM
Pengarang : Heny Pujiyanto, Wiwik Sulistiyowati
Abstraksi : Universitas XYZ adalah salah satu perguruan tinggi swasta Jawa Timur yang berkembang sangat cepat, terdapat latar belakang mahasiswa yang berbeda-beda pula. Ada yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan ada juga yang tidak aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Dari beberapa latar belakang tersebut beberapa variabel yang mempengaruhi prestasi belajar yaitu fokus belajar, aktivitas belajar, dan intelektual mahasiswa terhadap prestasi belajarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fokus belajar, aktivitas belajar dan intelektual mahasiswa yang aktif terhadap prestasi belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method, metode yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Secara kualitatif dengan penyebaran kuesioner, secara kuantitatif pengujian hubungan antar variabel dengan metode SEM. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah fokus belajar mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa tidak aktif berorganisasi sebesar 1,585, aktivitas belajar mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa aktif berorganisasi sebesar 2,287, intelektual mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa aktif berorganisasi sebesar 0,793 dan usulan yang didapat adalah mewajibkan mahasiswa untuk lebih tekun dalam belajar, sering membaca buku literatur, lebih sering ke perpustakaan dan lebih aktif dalam berkuliah.
Download File   Heny Pujiyanto, Wiwik Sulistiyowati

Judul : Analisis Puisi ‘Aku Ingin’ Karya Sapardi Djoko Damono Kajian: Stilistika
Pengarang : Oktavian Aditya Nugraha
Abstraksi : Karya sastra merupakan karya imajinatif yang bermediumkan bahasa yang fungsi estetiknya dominan. Bahasa sastra sebagai media ekspresif sastrawan digunakan untuk mencapai efek estetis, dalam hal ini berhubungan dengan style (gaya bahasa) sebagai sarana sastra. Dengan demikian plastisitas dan estetika bahasa menjadi penting dalam karya sastra. Bahasa sastra berhubungan dengan fungsi semiotik bahasa sastra. Kajian stilistika itu tidak dilakukan secara khusus melainkan bagaimana menjadi bagian dari analisis sajak. Dalam hal ini puisi dianalis dari aspek kata dan diksi, bahasa kiasan dan retorik, aspek tata bahasa dalam sajak, dan bunyi. Meskipun kajiannya tidak secara khusus pada stilistika puisi, analisis puisi dari aspek bahasa tersebut cukup memberikan gambaran mengenai gaya bahasa dalam puisi. Analisis makna menggunakan metode pembacaan model semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Pembacaan heuristik adalah pembacaan menurut sistem semiotik tingkat pertama yakni pembaca menurut konvensi bahasa. Pembacaan hermeneutik adalah pembacaan berulang-ulang dengan memberikan interpretasi berdasarkan sistem tanda semiotik tingkat kedua sesuai dengan konvensi sastra. Dengan demikian puisi “Aku Ingin” dapat dipahami arti kebahasaannya dan sekaligus makna kesasteraannya.
Download File   Oktavian Aditya Nugraha

Judul : Studi Deskriptif: Analisis Pengembangan dan Pelaksanaan RPPH oleh Guru PAUD sebagai Pendukung Perencanaan Pembelajaran dengan Pendekatan Saintifik
Pengarang : M. Anas Thohir, Alfina Citrasukmawati, dan Wisnu Kristanto
Abstraksi : Proses pendidikan dimulai sejak dari masa kandungan hingga ke liang lahat. Masa keemasan proses pendidikan insan manusia dikatakan berkisar antara rentang usia nol hingga 6 tahun. Masa-masa ini berada pada masa tingkatan pendidikan anak usia dini. Proses belajar mengajar pada anak usia dini perlu terus dilakukan inovasi agar transfer ilmu dapat menjadi lebih menyenangkan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dilakukan adalah melalui pendekatan saintifik. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu suatu metode penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena dengan memperhatikan karakteristik, kualitas, keterkaitan antar kegiatan (Sukmadinata, 2010). Penelitian deskriptif yang dipakai dalam penelitian adalah analisis kegiatan. Dalam hal ini penelitian deskriptif ditujukan untuk menggambarkan bagaimana deskripsi analisis Guru dalam melaksanakan tugas mengembangkan RPPH di PAUD. Subjek penelitian ini adalah 50 guru PAUD yang sedang kuliah di STKIP Bina Insan Mandiri. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data pada penelitian ini adalah melalui, observasi, wawancara, dan mengumpulkan data dengan dokumen. Jenis observasi yang dipakai adalah jenis observasi pasif. Observasi dilaksanakan saat dan setelah guru PAUD mengembangkan RPPH. Observasi ini menitikberatkan pada kelengkapan RPPH, kesesuaian RPPH dengan pendekatan saintifik, dan pelaksanaan RPPH. Teknik pengumpulan data selanjutnya adalah wawancara terstruktur sesuai dengan permasalahan penelitian. Wawancara dilakukan kepada guru yang telah mengembangkan RPPH. Selain itu pengumpulan dilakukan dengan menggalih informasi dari dokumentasi. Dokumentasi tersebut berbentuk foto dan RPPH yang telah dikembangkan. Pelaksanaan RPPH yang telah dikembangkan diimplementasikan di masing-masing PAUD. Guru melaksanakan dengan berbagai macam tema/sub tema. Mula-mula pada kegiatan awal mereka melakukan dengan baik. Guru memberi penyambutan anak dengan mengumpulkan anak dalam barisan Gambar 1(a), kemudian berdo’a Gambar 1(b), dan bersalam-salaman dengan guru. Kemudian guru memberikan pijakan pada anakanak. Namun pada saat memberikan pijakan guru telah menerangkan secara detail tentang kegiatan yang akan dilakukan. Kemudian anak-anak diminta menanya sebelum melakukan observasi. Pada tahapan menanya, seharusnya anak menanya setelah melakukan observasi. Pada kegiatan inti guru lebih banyak mendominasi kegiatan terutama untuk anak yang belum dapat melakukan percobaan. Guru terlihat banyak membantu anak secara penuh dalam melakukan percobaan. Guru seharusnya memberikan bantuan pada awalnya Gambar 1 (a) dan (b), kemudian memberikan kesempatan pada anak untuk melakukan sendiri. Sehingga semakin lama anak akan menjadi semakin mandiri. Selain itu, ada beberapa tahapan saintifik yang belum dilakukan, seperti mengumpulkan data, menalar, dan mengasosiasi. Beberapa anak telah melakukan kegiatan saintifik dengan baik. Anak antusias dalam melakukan praktikum/kegiatan (Gambar 2.c). Mereka melakukan sesuai dengan intruksi guru. Meskipun demikian rasa penasaran anak dalam menco
Download File   M. Anas Thohir, Alfina Citrasukmawati, dan Wisnu Kristanto

Judul : Peran Aktif Ibu dalam Menumbuhkan Minat Baca pada Anak (Studi Deskriptif pada Pekerja Wanita di Universitas Hang Tuah Surabaya)
Pengarang : Nita Rahmawati, Ilham Arnomo
Abstraksi : Dalam studi ini peneliti ingin mengetahui secara lebih dalam tentang peran Ibu pada khususnya dalam menumbuhkan perilaku gemar membaca pada anak. Peneliti beranggapan sosok Ibu adalah sosok yang terpenting dalam perkembangan minat baca anak, tanpa bermaksud mengesampingkan peran bapak sebagai kepala keluarga. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan tipe deskriptif sedangkan metode yang digunakan adalah metode survey. Untuk pemilihan responden, seluruh responden dalam penelitian ini dipilih dengan cara Purposive Sampel. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa mayoritas Ibu yang menjadi responden melakukan kegiatan-kegiatan yang dikategorikan peneliti dalam peran aktif maupun pasif Ibu menumbuhkan perilaku gemar membaca pada anaknya. Dan status sosial ekonomi Ibu ternyata tidak berpengaruh dalam kegiatan-kegiatan tersebut.
Download File   Nita Rahmawati, Ilham Arnomo

Judul : Efektivitas Proses Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Menggunakan Sistem Online
Pengarang : Ilham Arnomo
Abstraksi : Penelitian ini merupakan hasil analisa logis dan interpretasi tentang keefektivitasan proses rekrutmen dan seleksi karyawan dengan menggunakan sistem rekrutmen karyawan secara online melalui media website atau internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efektivitas dan efisiensi proses rekrutmen dan seleksi karyawan menggunakan sistem online. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa logis dan interpretasi yang mana menggunakan sumber data skunder yaitu data dan informasi diperoleh dari internet tentang teori rekrutmen dan seleksi karyawan serta data dan informasi tentang website penyedia jasa informasi lowongan kerja atau rekrutmen karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas untuk perusahaan yang menerapkan proses rekrutmen dan seleksi karyawan secara online antara lain adalah efektif jangkauan penyebaran informasi rekrutmen dan seleksi karyawan hingga ke seluruh wilayah, efektif dapat menjaring seluruh aplikasi lamaran kerja yang masuk ke perusahaan tanpa perusahaan mendatangi tempat pelamar kerja, dan efektif dalam pencapaian target pemenuhan seleksi dan rekrutmen. Dalam pengadaan rekrutmen dan seleksi karyawan, selanjutnya pihak perusahaan perlu membangun sebuah tim kerja yang independen, agar diperoleh sumber daya manusia yang sesuai kompetensi dan kebutuhan perusahaan.
Download File   Ilham Arnomo

Judul : Implementasi Program BPU (Bukan Penerima Upah) BPJS Ketenagakerjaan terhadap Wirausaha Mandiri (Studi Kasus pada Pekerja Informal di Kabupaten Lumajang)
Pengarang : Sri Sumarliani
Abstraksi : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Program BPU (Bukan Penerima Upah) BPJS Ketenagakerjaan terhadap Wirausaha Mandiri di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini merupakan studi kasus dan Metode yang digunakan model penelitian kualitatif yang berasal dari keterangan dan pendapat beberapa dari wirausaha mandiri atau usaha ekonomi informal di Kabupaten Lumajang dan dari Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu Kabupaten Lumajang. Penelitian ini difokuskan pada pekerja informal seperti pedagang bakso, nasi goring, mi ayam, penjual jagung rebus, sopir taksi, tukang ojek serta kuli panggul di Kabupaten Lumajang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi program BPU BPJS Ketenagakerjaan belum maksimal dan belum merata ke pelosok daerah dan pemahaman masyarakat tentang BPU BPJS Ketenagakerjaan masih kurang. Kepesertaan BPU BPJS Ketenagakerjaan hingga akhir Maret 2016 sebanyak 2015 peserta dan system pembayaran iuran dapat dilakukan secara bulanan atau setiap tiga bulan melalui Penanggung jawab wadah atau kelompok dan perbankan yang telah mempunyai MuO dengan BPJS Ketenagakerjaan. Manfaat yang didapatkan peserta langsung dapat dinikmati oleh pekerja dan keluarganya.
Download File   Sri Sumarliani

Judul : Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Kelas IV
Pengarang : Margaretha Ordo Servitri
Abstraksi : Berdasarkan hasil observasi di kelas IV, diketahui bahwa hasil belajar yang dicapai siswa pada kelas tersebut pada mata pelajaran PKn belum maksimal. Hasil belajar yang belum maksimal tersebut disebabkan mata pelajaran PKn yang cenderung teoritis sehingga pada penelitian ini, peneliti memilih salah satu model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) dalam pembelajaran PKn. Tujuan yang dicapai adalah, mendeskripsikan aktivitas guru selama berlangsungnya proses pembelajaran PKn dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT), mendeskripsikan aktivitas guru selama berlangsungnya proses pembelajaran PKn dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT), serta mendeskripsikan efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berpendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk memperoleh data melalui metode observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalis dan disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai yang diperoleh pada siklus I sebesar 67,10 (57,89%), siklus II sebesar 76,58 (78,95%), dan siklus III sebesar 86,05 (89,47%). Selain itu, dari hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar afektif siswa, dan psikomotor siswa. Dapat disimpulkan bahwa materi memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya dapat diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran.
Download File   Margaretha Ordo Servitri

Judul : Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD melalui Media Permainan Monopoli terhadap Hasil Belajar Si
Pengarang : Wulan Trisnawaty
Abstraksi : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui media permainan monopoli terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan model Control Group PreTest–PostTest dan telah dilaksanakan pada siswa kelas VII di SMPN 2 Waru Sidoarjo. Penelitian ini mengungkapkan bahwa hasil belajar siswa yang menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD melalui media permainan monopoli lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa tanpa menggunakan media permainan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran layak untuk digunakan di SMP.
Download File   Wulan Trisnawaty

Judul : Proses Interaksi Berpikir Mahasiswa pada Materi Bakteri dengan Pembelajaran Berbasis Masalah
Pengarang : Supiana Dian Nurtjahyani
Abstraksi : Proses interaksi berpikir tidak bisa dilepaskan dari model pembelajaran yang dipilih dosen dalam proses perkuliahan. Materi bakteri memerlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan proses interaksi berpikir sehingga mahasiswa dapat dengan mudah memahami materi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi proses interaksi berpikir mahasiswa pada pembelajaran berbasis masalah pada materi bakteri. Penelitian ini merupakan penelitian desktriptif dengan metode observasi analitik. Hasil penelitian proses interaksi berpikir pada mahasiswa sangat bervariasi pada masing-masing indikator dari parameter yang diukur. Pada pembentukan pengertian termasuk kriteria sangat baik pada indikator membandingkan obyek sebesar 33.33% dan pada ketiga parameter proses interaksi berpikir umumnya baik. Simpulan proses interaksi berpikir pada pembelajaran berbasis masalah pada umumnya baik dan pada indikator penerikan keputusan deduktif dengan kriteria sangat baik sebesar 60%.
Download File   Supiana Dian Nurtjahyani

Judul : Human and Animal Communication
Pengarang : Dian Arsitades Wiranegara
Abstraksi : Humans communicate so do animals. In human language, the means of communication is a structured system for combining words that makes it possible for us to communicate to others, to think about our immediate environment, or to imagine. Language is not just speaking; language and speech are not the same thing. Speech is the oral production of language. Language is more abstract and multi modal. Unlike humans, the communications of animals are simple, it is marked by their action or measure reflexively. They are unable to interpret their actions toward others as they do not share any signs or symbols as well as unable to modify such measure or actions, unless they belong to the same kind of creature. Dog responds other dogs by barking and moving its tails. This later called dog’s “communication” by making symbols exchange instinctively instead of reflectively, witho
Download File   Dian Arsitades Wiranegara

Judul : Penerapan Peta Sejarah sebagai Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa SMP
Pengarang : Arif Wahyu Hidayat, Wafiyatu Maslahah
Abstraksi : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh penerapan media pembelajaran peta sejarah dan peta geografi terhadap hasil belajar sejarah siswa SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 2 Dawe Kudus. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A dan VII C SMP Negeri 2 Dawe Kudus. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimental research dengan menggunakan rancangan penelitian pretest dan post-test control group design. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penerapan media pembelajaran peta sejarah dan peta geografi terhadap hasil belajar sejarah siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar sejarah siswa dengan menggunakan peta sejarah memperoleh nilai rata-rata 73,375 dibandingkan dengan hasil belajar sejarah siswa dengan menggunakan peta geografi dengan rata-rata nilai 68,875.
Download File   Arif Wahyu Hidayat, Wafiyatu Maslahah

Judul : Analisis Bentuk Tuturan dalam Buku Ajar Saya Senang Berbahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas I Karangan Hanif Nurcholis dan Mafrukhi
Pengarang : Wenny Wijayanti
Abstraksi : Bahan ajar merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Bahan ajar berisi materi pembelajaran yang disampaikan guru kepada peserta didik. Bahan ajar mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam proses belajar selain peranan seorang guru, maka dari itu perlu dirumuskan bahan ajar yang mampu mendukung terselenggarakannya pendidikan yang baik. Bahan ajar yang baik harus memenuhi beberapa kriteria, di antaranya yaitu kelayakan isi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian, dan kelayakan kegrafikan. Bahan ajar khususnya bahan ajar bahasa Indonesia masih terdapat beberapa kekurangan dalam hal kelayakan bahasa khususnya tuturan yang menunjukkan nilai kesantunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsi bentuk tuturan dan bentuk pelanggaran prinsip kesantunan yang terdapat dalam buku ajar Saya Senang Berbahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas I. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Data penelitian ini yaitu kalimat/tuturan yang terdapat dalam buku ajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tindak tutur yang digunakan dalam buku ajar Sasebi: Saya Senang Berbahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas I dituangkan dalam kalimat imperatif dan kalimat interogatif. Kalimat imperatif yang digunakan secara keseluruhan sudah menerapkan prinsip kesantunan, namun masih ada beberapa prinsip kesantunan yang dilanggar. Begitu pula pada kalimat interogatif juga sudah mencerminkan prinsip kesantunan.
Download File   Wenny Wijayanti

Judul : Pemanfaatan Metode Karyawisata dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Bagian-Bagian Tumbuhan pada Kelas IV SDN Cangkringsari I Sidoarjo
Pengarang : Zuni Eka Tiyas Rifayanti
Abstraksi : Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih dihadapkan pada berbagai masalah seperti fasilitas buku, media dan dana sehingga dalam penerapannya muncul masalah-masalah sebagai berikut, Banyaknya guru SD yang masih kurang bervariasi dalam menggunakan metode pembelajaran, pada umumnya sepanjang tahun metode yang digunakan adalah metode ceramah, kemudian pembelajaran yang selalu dilakukan di dalam kelas, padahal banyak materi yang bisa juga dipelajari di luar kelas. Sehingga banyak yang berpikir IPA bersifat tekstual atau cenderung hafalan serta membosankan. Untuk itu perlu adanya penyeragaman metode dan pendekatan dalam pembelajaran. Salah satu pembelajaran di SD yang sesuai dengan pernyataan di atas dan dapat memberikan solusi tentang permasalahan di atas adalah metode karyawisata. Adapun tujuan penulisan yaitu untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemanfaatan metode karyawisata dan untuk mengetahui apakah pemanfaatan metode karyawisata dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang bagianbagian tumbuhan?. Dengan melaksanakan karya wisata diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari objek yang dilihatnya melalui metode karyawisata tersebut, sehingga siswa dapat mengenal objek secara langsung, dimana siswa dapat menyentuh dan meraba objek tersebut, sehingga siswa dapat mengenal objek yang dipelajari. Maka dengan sendirinya siswa akan terdorong untuk berpikir dan mencaritahu tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan objek yang diamatinya. Dalam proses mencari tahu itulah sedikit demi sedikit siswa akan lebih memahami bagian-bagian tumbuhan (daun), karena siswa menjadi termotivasi untuk berpikir dan mencari tahu apa yang diamatinya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas dengan empat tahap kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dalam dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi dan tes tulis. Hasil observasi aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II dari 72, 7% meningkat menjadi 86,4%, hasil observasi aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II dari 79,2% meningkat menjadi 89,6%. Kemudian dari hasil tes tulis juga terjadi peningkatan dari siklus I sampai siklus II dari nilai rata-rata 79,5 meningkat menjadi 94,1. dan peningkataan persentase ketuntasan belajar dari 87,9% meningkat menjadi 100%. Dari hasil analisis data tersebut dapat dianggap pemanfaatan metode karyawisata dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang bagianbagian tumbuhan (daun).
Download File   Zuni Eka Tiyas Rifayanti

Judul : Kajian Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Madura
Pengarang : Citra Nurmalita Moh. Ari Wibowo
Abstraksi : Kajian ini membahas tentang pemahaman dan pendeskripsian kembali cerita rakyat yang berasal dari Pulau Madura untuk merevitalisasi nilai-nilai pendidikan karakter moral tentang rasa hormat dan tanggung jawab yang terkandung didalamnya. Kajian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan fokus kajian pada upaya untuk memaknai dan melestarikan stigma positif yang ada pada cerita rakyat dari Madura. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan prosedur menentukan populasi cerita rakyat madura yang sering dijadikan acuan diceritakan secara lisan oleh masyarakat, website, serta kumpulan cerita rakyat madura yang mengandung makna nilai pendidikan karakter. Parameter nilai pendidikan karakter yaitu pendidikan moral tentang rasa hormat dan tanggung jawab. Sikap hormat memiliki indikator sikap toleransi, kebijaksanaan, dan disiplin diri; dan sikap tanggung jawab memiliki indikator sikap tolong menolong, peduli sesama, dan kerja sama. Hasil kajian yang diperoleh berdasarkan pengumpulan cerita rakyat Joko Tole (Sumenep); Rato Ebu (Madegan, Sampang); Raden Trunojoyo (Bangkalan); dan Sakera (Madura) diketahui bahwa keempat cerita rakyat tersebut memiliki bentuk sikap hormat dan tanggung jawab yang dimilikinya pada saat itu berdasarkan cerita. Cerita rakyat Joko Tole menunjukkan nilai sikap hormatnya menerima keputusan Raja Majapahit mempesunting Dewi Ratnadi yang buta; nilai sikap tanggung jawab menolong nyai Empu Kelleng ibu angkatnya menyusul ayah angkat ke kerajaan Majapahit dalam pembuatan pintu gerbang kerajaan. Cerita rakyat Ratu Ebo nilai sikap hormatnya kepada Pangeran Cakraningrat I untuk mengembara bertafakur kepada Allah agar 7 turunannya menjadi Raja di Pulau Madura; nilai sikap tanggung jawab kembali bertafakur untuk memenuhi perintah Pangeran Cakraningrat I untuk meminta seluruh keturunannya menjadi Raja di Pulau Madura. Cerita rakyat Raden Trunojoyo nilai sikap hormat kepada Adipati Anom atau Amangkurat II yang berkhianat dengan cara kembali ke Madura dan mendirikan pemerintahannya di wilayah pesisir jawa; nilai sikap tanggung jawabnya membantu Adipati Anom atau Amangkurat II memberontak kepemimpinan Amangkurat I dari kerajaan Mataram yang telah menghukum mati para ulama dan santri yang tidak menyetujui Amangkurat I bersekutu dengan VOC. Cerita rakyat Sakera nilai sikap hormat penggerak perlawanan kalangan bawah masyarakat Madura kepada orang-orang yang melakukan penindasan; nilai sikap tanggung jawab sakera adalah mandor tebu yang dsukai oleh buruh kebun karena jujur dan taat beribadah.
Download File   Citra Nurmalita Moh. Ari Wibowo

Judul : Kajian Strategi Pembelajaran Komputer Kompetensi Mengetik 10 Jari ( Touch Typing ) dengan Menggunakan Aplikasi Letter Case Versi 3.7 dan Rapid Typing untuk Keterampilan Mengetik (Studi Kasus Mata Kuliah Praktik Komputer di STKIP-PGRI Sampang)
Pengarang : Moh. Ari Wibowo
Abstraksi : Mengetik pada umumnya mencatat melalui papan keyboard komputer. Mengetik pada papa keyboard komputer sudah tidak asing lagi bagi kalangan saat ini. Menekan tombol pada keyboard bertujuan memasukkan huruf atau angka sesuai dengan keinginan penulis. Sebenarnya mengetik 10 jari memiliki teknik khusus atau mengetik tanpa melihat tombol pada keyboard. Pengetahuan serta keterampilan mengetik, diharapkan dapat dihasilkan tulisan cepat dan benar. Penelitian ini difokuskan terhadap kemampuan keterampilan (psikomotor dan afektif) mengetik 10 jari menggunakan program Letter Case 3.7 dan Rapid Typing. Manfaat dari penelitian ini diharapkan mahasiswa bisa mengetik 10 jari dengan cepat dan tepat sesuai panduan program yang digunakan. Keterampilan mahasiswa menjadi perhatian utama dalam penelitian ini sebagai tolok ukur keberhasilan kampuan mengetik 10 jari untuk pengembangan diri. Hasil analisis kajian strategi pembelajaran komputer mengetik 10 jari antara program Letter Chase 3.7 dan Rapid Typing sesuai analisis SPSS 21 dapat disimpulkan bahwa t hitung program Letter Chase 2,552 (>2,042) dan program Rapid Typing 2,275 (>2,042). Dari hasil pemaparan analisis SPSS 21, maka dapat disimpulkan pembelajaran dengan menggunakan letter chase 3.7 lebih mendapatkan antusias yang besar dari mahasiswa dibandingkan dengan rapid typing. Mahasiswa lebih antusias dalam praktik komputer menggunakan Letter Chasse 3.7 karena bisa memantau kecepatan mengetik 10 jari, keakuratan, dan kesalahan mengetik.
Download File   Moh. Ari Wibowo

Judul : Pengaruh Inovasi Kepemimpinan, Motivasi, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja dengan Metode
Pengarang : Muhammad Syarifudin, Atikha Sidhi Cahyana
Abstraksi : PT. XYZ merupakan perusahaan padat karya yang memiliki lebih dari 6000 karyawan yang tentu saja memiliki beragam karakteristik, baik itu dari segi perilaku maupun inovasi kepemimpinan yang berbeda. Apalagi akhir-akhir ini manajemen PT. XYZ sering mengadakan turn over di setiap departemen sehingga bawahan harus beradaptasi lagi dengan inovasi-inovasi baru yang dibawakan oleh pimpinan baru. Hal ini dimungkinkan untuk mempengaruhi motivasi, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja yang nantinya dimungkinkan juga mempengaruhi kinerja karyawan. Untuk itu diperlukan penelitian secara ilmiah bertujuan mengetahui pengaruh inovasi kepemimpinan, motivasi, Komitmen organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja dengan menggunakan metode SEM dengan menggunakan software AMOS. Hasil dalam penelitian ini telah menunjukkan bahwa inovasi kepemimpinan, motivasi, komitmen organisasi, dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT. XYZ dan semoga hasil penelitian ini bisa memberikan informasi bagi penulis, manajemen, dan karyawan.
Download File   Muhammad Syarifudin, Atikha Sidhi Cahyana

Judul : Pengembangan Media Audio Visual Sex Education untuk Menstimulasi NAM Anak Usia Dini
Pengarang : Norma Diana Fitri
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audio visual sex education untuk menstimulasi nilai-nilai agama dan moral anak usia dini. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Borg and Gall (2007) yang terdiri sepuluh langkah: (1) Asses Needs to Identity Goal, (2) Conduct Instructional Analysis, (3) Analyze Learners And Cnontext, (4) Write Performance Objectives, (5) Develop Assessment Instrument, (6) Develop Instructional Strategy, (7) Develop And Select Instructional Materials, (8) Design And Conduct Formative Evaluation Of Instruction, (9) Revise Instruction, (10) Design And Conduct Summative Evaluation. Desain uji coba produk dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu: (a) validasi ahli, (b) uji coba kelompok kecil, (c) uji coba kelompok besar. Hasil uji coba selanjutnya diuji dengan Uji t yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan nilai-nilai agama dan moral anak usia dini dari hasil belajar antara memakai media dengan tidak memakai media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio visual sex education dapat menstimulasi nilai-nilai agama dan moral anak. Dari hasil analisis data memperoleh memperoleh nilai signifikasi 0,000 < 0,005 maka H0 ditolak. Dengan demikian dapat dikatakan adanya perbedaan pada rata-rata perlakuan sebelum dan sesudah dan rata-rata skor perlakuan sebelum dan sesudah perlakuan pada proses pembelajaran sex education dengan menggunakan media audio visual yang telah dikembangkan.
Download File   Norma Diana Fitri

Judul : The Effectiveness of Podcast in Listening Class (Intensive Course Program)
Pengarang : Tera Athena
Abstraksi : Berdasarkan penelitian oleh Qasim dan Fadda pada tahun 2013, hasil dari penelitian mereka menyatakan bahwa pembelajaran menyimak dapat dipelajari dengan memanfaatkan teknologi, yaitu Podcast. Penggunaan Podcast dapat memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kemampuan mahasiswa dalam menyimak. Penelitian menggunakan quasi experimental, dengan mengacak seluruh kelas pada semester 1 sebanyak 66 mahasiswa. Pemerolehan sampel dilakukan dengan cara mengumpulkan mahasiswa yang mendapatkan nomor genap dan nomor ganjil. Pembentukan grup A sebagai Grup Kontrol dan Grup B sebagai Grup B berasal dari pelemparan koin. Mahasiswa pada grup kontrol menyimpan file dari beberapa channel dan subtopik dalam bentuk MP3 ataupun pada USB. Mereka dapat mendengarkan materi dimanapun mereka berada, mereka memilih channel dan topik sesuai keinginan mereka. Setelah itu mereka mengisi Listening logsebagai media evaluasi hasil dari apa yang telah mereka dengarkan. Setelah melakukan treatmen Penggunaan Podcast dengan menggunakan listening Log selama 2 bulan atau 8 minggu, hasil test dengan analisa SPSS menunjukkan bahwa Ho ditolak dan sebaliknya H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh positif pada penggunaan Podcast pada mata kuliah menyimak. Persepsi mahasiswapun cukup baik terhadap penggunaan Podcast, hal ini dapat dilihat dari hasil kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa 1A
Download File   Tera Athena

Judul : Identitas Anak-Anak Korban Peristiwa G30S 1965
Pengarang : Teguh Pramono
Abstraksi : Penelitian ini mencoba mengungkap, bagaimana anak-anak korban peristiwa G30S 1965 memaknai stigma yang menimpa pada dirinya dan bagaimana anak-anak korban peristiwa G30S 1965 mengkonstruksi identitas dirinya di masyarakat. Melalui penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretatif dan berdasar pada teori interaksi simbolik Blumer, menghasilkan temuan beragam makna atas stigma yang menimpa anak-anak korban peristiwa G30S 1965. Keberagaman makna itu dibangun berdasarkan latar belakang sosial budaya dan pengalaman yang berbeda-beda. Makna tersebut kemudian direspons oleh anak-anak korban peristiwa G30S 1965. Respon atas stigma yang dialami anak-anak korban peristiwa G30S 1965, menghasilkan konstruksi identitas anak-anak korban peristiwa G30S 1965. Hasil penelitian ini memperkuat pandangan Blumer, dan mengkritis pandangan Husserl serta pandangan Heidegger.
Download File   Teguh Pramono

Judul : Pengembangan Media Komputer Pembelajaran Materi Pertempuran Surabaya untuk Meningkatkan Hasil Belajar dalam Mata Pelajaran IPS pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Pengarang : Evirizqi Salamah
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komputer pembelajaran materi pertempuran Surabaya dalam mata pelajaran IPS pada siswa kelas V Sekolah Dasar yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar. Pengembangan media ini menggunakan model and Gall (2003) yang mengadaptasi dari Dick and Carey,pembelajarandiimplementasikanpada26siswadikelasVSD Laboratorium Unesa Surabaya dengan desain two group pre test-post tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor hasil belajar siswa meningkat sesudah penggunaan media komputer pembelajaran, hasil pretest kelompok eksperimen adalah 56.95 dan hasil posttest 83.46. sedangkan hasil pretest kelompok kontrol adalah 57.7 dan posttest adalah 81.53. Penelitian pengembangan ini menyimpulkan bahwa media komputer pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Download File   Evirizqi Salamah

Judul : Analisis Faktor-Faktor Eksternal yang Memengaruhi Timbulnya Kecenderungan Perilaku Kenakalan Remaja di Dusun Tegalan, Desa Kauman, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang
Pengarang : Rachma Agustina
Abstraksi : Kenakalan remaja bisa disebabkan oleh faktor-faktor eksternal seperti: faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan masyarakat dan lingkungan teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi timbulnya kecenderungan perilaku kenakalan remaja di Dusun Tegalan Desa Kauman Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 48 remaja dan yang masuk dalam kriteria inklusi dan kriteria eksklusi di Dusun Tegalan untuk sampel adalah 30 yaitu: 10 responden laki-laki dan 20 responden perempuan dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara faktor-faktor eksternal yang ada di sekitar remaja ternyata faktor yang mempengaruhi timbulnya kecenderungan perilaku kenakalan remaja adalah faktor teman sebaya, didapatkan nilai probabilitas sig 0,019 < 0,050 dengan menggunakan uji Rank Spearman. Hal ini sesuai dengan teori karena penyebab dari timbulnya kecenderungan perilaku kenakalan remaja dapat disebabkan oleh: faktor-faktor eksternal yaitu faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan masyarakat, dan faktor lingkungan teman sebaya, tetapi faktor yang paling mempengaruhi adalah faktor teman sebaya.
Download File   Rachma Agustina

Judul : Revitalisasi Fungsi Ruang Publik bagi Pedestrian di Wilayah Kabupaten Ponorogo melalui Pendekatan Komunitas
Pengarang : Yusuf Adam Hilman
Abstraksi : Persoalan ruang publik yang terjadi di kabupaten Ponorogo, yaitu yang terkait dengan revitalisasi fungsi pedestrian, berawal dari kondisi sebagian trotoar yang seharusnya dijadikan sebagai akses untuk pejalan kaki kondisinya sangat memprihatinkan, karena mulai beralihnya fungsi ruang, karena dijadikan sebagai tempat berjualan, selain itu banyak trotoar yang sudah tidak ideal karena mengalami beberapa kerusakan, oleh sebab itu diharapkan persoalan tersebut bisa menjadi kajian untuk mengembalikan lagi fungsi trotoar sebagai ruang publik bagi para pedestrian, hal ini penting mengingat masyarakat memerlukan ruang untuk berekspresi, sebagai salah satu bentuk kebebasan di tengah pembangunan yang tidak memihak kepada publik. Pemanfaatan ruang publik harus dilakukan secara bersinergi, antara masyarakat dan juga pemerintah (steakholder), dengan cara melakukan berbagai kajian-kajian yang melibatkan komunitas-komunitas masyarakat di Kabupaten Ponorogo, kemudian dilanjutkan dengan aksi-aksi untuk mengkampanyekan tentang pentingnya kesadaran pemanfaatan trotoar sebagai ruang publik. Selain itu dengan adanya komunikasi yang intensif, diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang ideal, untuk kembali memperkuat fungsi ruang publik dalam kehidupan masyarakat, dengan menekankan faktor kenyamanan dan juga keselamatan bagi penggunanya.
Download File   Yusuf Adam Hilman

Judul : Teater Interaktif sebagai Alat Pemberdayaan Remaja di Kawasan Urban
Pengarang : Meilinda
Abstraksi : Teater adalah sebuah media yang digunakan oleh para pelaku panggung dan penikmatnya untuk menyampaikan pemikiran dan ekspresi artistik. Namun, di Indonesia, teater dapat digunakan untuk tujuan lain yaitu pemberdayaan masyarakat. Bagi penulis, sangat penting agar remaja, yang menjadi generasi penerus bangsa berlatih sedari dini untuk peka dan mampu menganalisa permasalahan yang mereka hadapi dalam masyarakat. Terinspirasi oleh apa yang dilakukan oleh Augusto Boal dengan Teater Kaum Tertindas-nya, penulis menawarkan sebuah metode yang menggunakan teater sebagai alat untuk membantu remajadidalam masyarakat urban, khususnya Surabaya, mengidentifikasi permasalahan mereka dan mencoba mencari solusinya. Dalam kolaborasi antara mahasiswa dan target penelitian, mereka berhasil merumuskan permasalahan sosial yang menjadi bahaya laten dalam hidup mereka dan mencoba mencari solusi yang dapat ditawarkan. Pementasan teater ini berupa pementasan teater interaktif dimana penampil mengajak partisipasi penonton untuk memilih solusi dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami tokoh utama dalam cerita. Melalui proyek peneilitian ini, penulis membuktikan bawa teater dapat dijadikan alat yang efektif untuk memberdayakan anak- remaja di daerah urban.
Download File   Meilinda

Judul : Implementasi Metode Kano dan Swot dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pendidikan dan Pelatihan
Pengarang : Doni Kriswanto, Boy Ismaputra
Abstraksi : Dampak positifnya adalah akan memacu pertumbuhan investasi dari dalam maupun luar negeri. Dengan meningkatnya investasi akan menambah kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia. Dampak negatifnya adalah persaingan ketenagakerjaan yang terbuka karena tenaga kerja asing akan masuk ke Indonesia, serta kompetisi pasar barang dan jasa secara bebas. Hasil analisa kepuasan peserta dalam mengikuti pelatihan dengan menggunakan metode kano yaitu dari 24 atribut hasil analisa metode kano didapatkan hasil untuk kategori one dimensional sebanyak 15 atribut atau sebesar 63%, kategori must be sebanyak 7 atribut atau sebesar 29% dan kategori attractive sebanyak 2 atribut atau sebesar 8% dari total atribut yang dipersyaratkan. Hasil analisa metode SWOT dari pengukuran metode Kano didapatkan yaitu hasil analisa berada pada kuadran 1 yang berarti aggressive atau mendukung strategi S-O. Adapun strategi S-O, di mana strategi S-O diantaranya mengembangkan manajemen pelatihan secara inovatif, menyusun modul pelatihan yang update secara mandiri, meningkatkan mutu penyelenggaraan pelatihan (ISO), memperluas wilayah pemasaran pelatihan, menjaring kebutuhan pelatihan dari stakeholders. Adapun usulan perbaikan dari hasil analisa SWOT didapatkan beberapa diantaranya membuat TNA berdasarkan assesment penilaian hasil training, Pembuatan SOP pelatihan dan pencatatan mutu hasil pelatihan, Sosialisasi jadwal pelaksanaan pelatihan melalui media cetak, sosial media maupun media elektronik.
Download File   Doni Kriswanto, Boy Ismaputra

Judul : A View on the Techniques of Teaching Speaking
Pengarang : Mansur
Abstraksi : Teaching English skills to learners become a important issue nowdays. English teachers should concern to the importance of motivating their students to master the language skills. In fact, it is not easy to teach all the skills especially productive skill, speaking and writing. Teaching speaking in the classroom needs varieties of teaching techniques in order that the learners are active in the teachinglearning process in the classroom. English teachers should choose the techniques which are appropriate with situations and conditions in the class. They have to consider how to create a conducive atmosphere so that all learners are actively involve in speaking activities. In this short article, the writer suggests some theories of teaching speaking which are proposed by some wellknown teaching experts. It is hoped that by reading this short article, readers (English teachers) would find benefit from it.
Download File   Mansur

Judul : Implementasi Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Mahasiswa DIII Keperawatan Rustida
Pengarang : Sylene Meilita Ayu
Abstraksi : Masalah yang sering muncul dalam pembelajaran mata kuliah Bahasa Inggris adalah rendahnya hasil belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran Kooperatif Model jigsaw dan mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa tingkat satu semester dua kelas B Prodi DIII Keperawatan dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari sampai Mei 2016, bertempat di Akademi Kesehatan Rustida Prodi DIII Keperawatan. Teknik dan metode pengumpulan data penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif nilai hasil tes dan observasi non tes mahasiswa selama mengikuti perkuliahan. Analisis data penelitian ini menggunakan Aplikasi Sederhana Analisis Kesukaran Soal oleh Anas Tamsuri. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah diterapkannya model pembelajaran jigsaw. Hal ini dapat diamati melalui hasil observasi non tes di mana terjadi peningkatan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa selama pembelajaran, kemampuan dalam bertanya, menjawab pertanyaan yang diajukan teman maupun dosen, dan juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengerjakan tes tulis secara individu. Sedangkan hasil tes menunjukkan peningkatan perolehan rata rata nilai Bahasa Inggris di akhir setiap siklus. Di akhir siklus pertama rata rata nilai mahasiswa sebesar 65, akhir siklus ke dua sebesar 68, dan di akhir siklus ke tiga sebesar 72.
Download File   Sylene Meilita Ayu

Judul : Hubungan Peran Orang Tua dengan Perilaku Kekerasan terhadap Anak Usia Dini
Pengarang : Eky Prasetya Pertiwi
Abstraksi : Tujuan penulisan ilmiah ini adalah untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan perilaku kekerasan terhadap anak usia dini. Pendekatan studi dilakukan menggunakan studi pustaka yakni melakukan penelusuran acuan yang bersumber dari: jurnal ilmiah, prosiding seminar, hasil penelitian, dan lain- lain. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara diskriptif kualitatif. Hasil studi menunjukkan bahwa: (1) peran orang tua berhubungan dengan kejadian perilaku kekerasan terhadap anak. Orang tua memiliki kewajiban dan tanggung jawab besar terhadap tumbuh kembang anak. Faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan terhadap anak adalah karena Orang tua yang tidak mengerti akan perannya dalam mendidik anak - anak, kegagalannya menjadi orang tua yang mengakibatkan perceraian, depresi, serta orang tua yang hanya memenuhi keinginannya untuk bekerja menimbulkan perilaku kekerasan berupa kekerasan fisik, emosi, kekerasan seksual dan penelantaran anak atau pengabaian anak. (2) Orang tua seharusnya adalah menyadari akan perannya sebagai orang tua, karena peran orang tua memberikan pengaruh pada anak-anak dalam pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Peran Orang tua dalam mengatasi kejadian perilaku kekerasan terhadap anak seharusnya: Memberikan keterlibatannya dalam perlindungan berupa aktivitas-aktivitas yang memelihara dan merawat, memberikan kondisi yang menyenangkan dan nyaman kepada anak-anak dengan tidak menempatkan anak-anak pada kondisi di mana anak masih membutuhkan perlindungan, perhatian dan kasih sayang orang tua mereka sendiri, serta memberikan bimbingan yang tepat untuk anak usia dini yang memiliki masalah.
Download File   Eky Prasetya Pertiwi