Detail Jurnal


Judul : Perubahan Sosial di daerah Pedesaan: Lumpur Lapindo di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo
Pengarang : David Efendi
Abstraksi : Filsafat adalah sebuah pengetahuan yang dimaksudkan untuk meraih keadaan diri yang lebih tinggi. Berfilsafat akan membuat manusia mengatur hidupnya dan bertanggungjawab pada Tuhan, alam, atau pun kebenaran. Filsafat timur lebih mengarah pada agama. Agama adalah wadah bagi permenungan yang dilakukan dalam dunia filsafat. Jawa dikenal sebagai masyarakat yang religius, karena perilaku kesehariannya dipengaruhi alam pikiran yang bersifat spiritual. Tujuan orang Jawa melakukan refleksi kefilsafatan adalah untuk mengetahui sangkan paraning dumadi, yaitu asal mula dan akhir kehidupan. filsafat Jawa lebih mengarah pada olah rasa yang nantinya akan mengantarkan manjadi manusia berkepribadian adimanusiawi. Kelebihan yang ada pada filsafat Jawa ada mengaplikasi dari ajaran filsafat itu sendiri. Kata Kunci: Sangkan Paraning Dumadi, Filsafat Jawa
Download File   David Efendi

Judul : Perubahan Sosial di Daerah Pedesaan: Dampak Lumpur Lapindo di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo
Pengarang : Dr. Rusdi, M.Hum, Drs. Mukarom, M.Hum.
Abstraksi : Ada dua aspek yang melatarbelakangi penelitian ini, yaitu: realitas empirik (das sain) dan realitas teoritik (das sollen). Realitas empirik antara lain : Dampak yang ditimbulkan, menurut berbagai sumber data di lapangan, sampai saat ini jumlah bangunan yang terendam meliputi 10.426 tempat tinggal, 33 sekolah, dan 31 pabrik. Banjir Lumpur ini telah mengakibatkan ratusan ribu warga kehilangan mata pencahariannya dan ketidakjelasan nasibnya. Bencana tersebut telah menimbulkan korban setidaknya 74.764 ribu jiwa lebih atau lebih dari 20.353 KK dari 12 Desa kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Lumpur Lapindo telah meningkatkan angka pengangguran akibat korban kehilangan pekerjaan. Penanganan oleh Pemerintah terhadap korban lumpur Lapindo diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 14 tahun 2007 dan Perpres No. 38 tahun 2008 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Akibat Perpres tersebut sampai saat ini masih banyak korban lumpur Lapindo yang belum jelas nasibnya dan belum mendapatkan penyelesaian ganti rugi dalam bentuk apapun. Sedangkan realitas teoritik (das sollen), yaitu sepanjang pengetahuan peneliti ‘belum’ dijumpai penelitian terdahulu yang secara khusus mengkaji tentang Perubahan sosial akibat dampak bencana lumpur Lapindo pada masyarakat Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang ‘Perubahan sosial di tiga desa yang terkena dampak Lumpur Lapindo di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo, dan merekomendasikan kepada pihak-pihak terkait tentang kebijakan dalam penanganan dampak sosial bencana Lumpur Lapindo di Sidoarjo. Penelitian ini didesain dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian dititikberatkan pada model studi kasus dan ditekankan pada studi kasus observatif dengan teknik observasi partisipan moderat. Hasil penelitian menemukan berbagai perubahan sosial yang terjadi di tiga desa yang terkena dampak Lumpur Lapindo di Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo dari berbagai aspek seperti; aspek ekonomi keluarga, status dan peranan sosial dalam keluarga, orientasi nilai/norma sosial dalam keluarga, fungsi pranata sosial dalam keluarga, dan mobilitas sosial dalam keluarga. Kata kunci: Perubahan sosial, daerah pedesaan, dampak lumpur lapindo.
Download File   Dr. Rusdi, M.Hum, Drs. Mukarom, M.Hum.

Judul : Pencitraan Tokoh Melalui Pemanfaatan Bahasa dalam Novel Cala Ibi Karya Nukila Amal
Pengarang : Kasnadi
Abstraksi : Bahasa merupakan medium yang sangat efektif untuk menuangkan ekspresi di dalam dunia sastra. Peran penting bahasa ini dimanfaatkan oleh Nukila Amal dalam mencitrakan tokoh pada novel Cala Ibi. Pemakaian bahasa dimanfaatkan oleh Nukila dalam kaitannya dengan kepuitisan bahasa, gaya bahasa, dan citraan. Pilihan bahasa itu menjadi khas dan unik. Bahasa puitis yang penuh majas dan berbalut citraan terlihat pada diksi, ungkapan, dan kalimat-kalimat prosais yang menyerupai puisi. Oleh karena itu, Nukila dalam memanfaatkan keunikan bahasa, dengan cara menyuguhkan kalimat-kalimat puitis, penuh gaya bahasa, dan mengandung unsur citraan bertebaran dalam seluruh novelnya. Ketiga kekhasan, yakni bahasa puitis, gaya bahasa, dan citraan dalam kajian ini dimanfaatkan Nukila untuk melukiskan tokoh dan karakterisasinya dalam upaya mengungkap pencitraan yang melekat pada tokoh-tokoh ciptannya. Kata Kunci: style, pemanfaatan, bahasa, tokoh, citraan
Download File   Kasnadi

Judul : Direct Instruction Disertai Involving Students in Self-and Peer Evaluation untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa pada Matakuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Pengarang : M. Zainudin
Abstraksi : Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di program studi pendidikan matematika FPMIPA IKIP PGRI Bojonegoro dengan tujuan untuk membuktikan apakah implementasi Direct Instruction dengan Involving Students in Self-and Peer Evaluation dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada matakuliah PTK. Hasil belajar dinyatakan dalam pemahaman konsep dasar PTK, kemampuan menyusun proposal PTK, serta kemampuan melakukan dan mengkomunikasikan hasil PTK. Data dianalisis dengan membandingkan skor mahasiswa dengan KKM (75) dan peningkatan skor belajar selama 2 siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Direct Instruction dengan Involving Students in Self-and Peer Evaluation dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada matakuliah PTK. Kata kunci: Direct Instruction dengan Involving Students in Self-and Peer Evaluation, PTK, Kreativitas.
Download File   M. Zainudin

Judul : Pragmatic Analysis on Light Verb Constructions in English
Pengarang : Yuli Widiana
Abstraksi : Konstruksi verba ringan dalam bahasa Inggris dapat mengandung makna pragmatis jika ditempatkan di dalam konteks tertentu. Hal ini menjadi bahasan utama dalam penelitian ini. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas tentang fungsi bahasa yang dapat dipenuhi oleh konstruksi verba ringan berdasarkan teori Jakobson. Untuk menganalisis data, metode padan pragmatis diterapkan untuk memperoleh deskripsi secara rinci tentang makna pragmatis yang terkandung dalam konstruksi verba ringan bahasa Inggris. Berdasarkan analisis pragmatis, konstruksi verba ringan dalam konteks tertentu dapat menghasilkan beragam makna pragmatis. Beberapa makna pragmatis yang dihasilkan konstruksi verba ringan tersebut antara lain makna yang berhubungan dengan waktu dan durasi, upaya keras, pemberian perhatian, pemberian penghormatan, usaha perbaikan, ekspresi melebih-lebihkan, tindakan memberikan janji dan konfirmasi, dan aktivitas yang dilakukan secara bergantian. Penggunaan konstruksi verba ringan juga dapat ditujukan untuk memenuhi beberapa jenis fungsi bahasa. Hasil analisis menunjukkan bahwa konstruksi verba ringan dapat memenuhi fungsi bahasa emotive, fungsi bahasa conative, dan fungsi bahasa poetic sesuai dengan klasifikasi fungsi bahasa yang dikemukakan oleh Jakobson. Kata kunci: konstruksi verba ringan, makna pragmatis, fungsi bahasa
Download File   Yuli Widiana

Judul : Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Agropolitan di Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung
Pengarang : Ardhana Januar Mahardhani
Abstraksi : Konsep agropolitan dilaksanakan dalam rangka memberikan pemerataan pembangunan antara desa dan kota, selain itu agropolitan mempunyai tujuan untuk pemberdayaan masyarakat lokal dan sebagai media pengembangan komoditas unggulan. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Agropolitan Sendang Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan teknik analisa yang digunakan adalah model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian hasil dari pemberdayaan masyarakat desa berbasis agropolitan jika dilihat melalui pengembangan sumber daya manusia kelembagaan pertanian perdesaan dan perubahan ekonomi dan sosial masyarakat perdesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program agropolitan yang dilaksanakan sejak tahun 2004 sampai sekarang telah berdampak positif bagi masyarakat desa, diantaranya semakin berkembangnya sumber daya manusia kelembagaan pertanian perdesaan, peningkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat perdesaan, dan pengembangan kemitraan dalam program agropolitan yang semakin terarah. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah pelaksanaan program agropolitan pada Desa Geger Kawasan Agropolitan Sendang ini terbukti berhasil dalam proses memberdayakan masyarakat perdesaan. Kata Kunci: Pemberdayaan, Masyarakat, Agropolitan.
Download File   Ardhana Januar Mahardhani

Judul : Model Penutupan Lokalisasi dan Penanganan WRSE di Wisma “Wanita Harapan” Gude Madiun
Pengarang : Maria Magdalena Widiantari, Choirum Rindah Istiqaroh
Abstraksi : The reason of WRSE to be involved with prostitution is not alwasy due money or economic pressure, but the main reason is the hedonisc mentality and behaviour. When The Provincial Government of East Java issued an instruction to close all the brothel, the problem that arised was how to avoid a wild-prostitution. This research was conducted to find a model the way to close the brothel and handle WRSE (Wanita Rawan Sosial-Ekonomi;a prostitute women who suffered on socio-economic problem). Klinik Rehabilitasi Sosial –Social Rehabilitation Clinic (KRS) provides recommendations how to close the brothel and to handle WRSE, even how to avoid the wild-prostitution by sustainable local community empowerment. Keyword: brothel, WRSE, KRS Model,
Download File   Maria Magdalena Widiantari, Choirum Rindah Istiqaroh

Judul : Penerapan Pembelajaran Program Linear Berbasis Ekonomi Melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dengan Strategi Pemecahan Masalah sebagai Upaya Membangun Karakter Bangsa
Pengarang : Muhammad Baidawi, Sri Rahayuningsih
Abstraksi : Saat ini bangsa Indonesia mengalami permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan, seperti kemiskinan, korupsi, terorisme, kerusuhan antar pelajar, kerusuhan antar warga dan lain sebagainya. Jika dilihat dari kacamata ekonomi, dimungkinkan masyarakat Indonesia masih banyak yang belum sejahtera. Untuk itu perlu kiranya mayarakat indonesia dididik untuk berwirausaha sehingga sistem perekonomian di Indonesia berjalan maju. Jika dilihat dari segi pendidikan, pendidikan di Indonesia mengorientasikan kecerdasan otak dari pada menanamkan pendidikan karakter yang sesuai dengan bangsa Indonesia. Pendidikan karakter perlu dibangun dari tingkat sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Alternatif pembangunan pendidikan karakter pada perguruan tinggi yaitu dengan menerapkan pembelajaran program linear berbasis ekonomi melalui pendekatan realistic mathematics education (RME) dengan strategi pemecahan masalah. Penerapan pembelajaran ini diterapkan dengan meminta mahasiswa untuk menemukan permasalahan ekonomi di lingkungan sekitarnya kemudian di tuliskan dalam bahasanya sendiri dan dimodelkan dalam bahasa program linear kemudian diselesaikan dengan metode grafik atau metode simplex. Tujuan penelitian ini yaitu, mendeskripsikan penerapan pembelajaran program linear berbasis ekonomi melalui pendekatan Realistik Mathematics Education (RME) dengan strategi pemecahan masalah sebagai upaya membangun karakter bangsa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memabahasakan permasalahan sehari-hari kedalam bahasa program linear dan mahasiswa mampu menyelesaikannya dengan meode simplex. Namun mahasiswa belum terbiasa dengan memaknai nilai fungsi tujuan yang pada hakekatnya mahasiswa mampu memaknainya Kata Kunci: Pembelajaran, Program Linear, Realistic Mathematics Education, Pemecahan Masalah, Karakter Bangsa
Download File   Muhammad Baidawi, Sri Rahayuningsih

Judul : Bentuk Interaksi dan Perilaku Keagamaan Masyarakat Perumahan
Pengarang : Nukhan Wicaksana Pribadi, Jujuk Eko Yuwono
Abstraksi : Pola interaksi yang terjadi di perumahan Senada Daya Madya, mencakup keempat bentuk pola yang ada mulai dari kerja sama, persaingan, pertentangan dan akomodasi, tetapi kenyataan yang terjadi lebih terlihat bentuk kerja sama dibandingkan dengan yang lainnya, hal ini disebabkan mayoritas warga perumahan mempunyai pendidikan yang tinggi sehingga mereka mempunyai wawasan yang luas sehingga mudah untuk bekerjasama. Kerja sama yang terjadi di dalam perumahan Senada Daya Madya ini, terdiri dari dua bidang, yaitu sosial dan agama. Persaingan dalam bidang ekonomi tidak ada karena mayoritas warga mempunyai tingkat ekonomi yang hampir sama. Persaingan yang terjadi di perumahan ini adalah persaingan yang bersifat positif yaitu persaingan dalam beramal dan bershodaqoh atau memberikan sumbangan pada acara keagamaan tanpa pamrih. Pertikaian sempat terjadi di perumahan walau tidak besar dan tidak menjadi masalah bagi hubungan sosial keagamaan yaitu adanya rencana pendirian sebuah tempat ibadah bagi warga nonmuslim, tetapi hal itu akhirnya dapat diselesaikan dengan cara akomodasi yang ditempuh dengan jalan musyawarah. Kata kunci: Bentuk Interaksi, Perilaku Keagaman, Masyarakat Perumahan
Download File   Nukhan Wicaksana Pribadi, Jujuk Eko Yuwono