Detail Jurnal


Judul : Aplikasi Metode Location Quotient (LQ) dalam Penentuan Komoditas Palawija Unggulan di Kabupaten Nganjuk
Pengarang : Rony Kurniawan, SE, MM
Abstraksi : Kabupaten Nganjuk berada di daerah propinsi Jawa Timur. Daerah ini termasuk lumbung pangan karena kemajuan di sektor pertaniannya. Setiap tahun sektor pertanian ini mampu memberi sumbangsih yang cukup besar terhadap Produk Domestik Regional Brutto (PDRB) Kabupaten Nganjuk bahkan terus mengalami peningkatan kontribusi dalam angka yang meyakinkan setiap tahunnya. Terakhir pada tahun 2012 sektor pertanian mampu memberi kontribusi sebesar 28.14% terhadap PDRB Nganjuk. Dengan mempertimbangkan kemampuan kontribusi di sektor ini, peneliti tertarik mengangkat komoditas palawija sebagai salah satu subsektor pertanian menjadi objek penelitian. Dengan untuk mencari komoditas yang paling unggul dalam rangka untuk semakin meningkatkan kemampuan kontribusi terhadap PDRB di kemudian. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini metode location quotient (LQ). Alasan menggunakan metode ini, karena LQ sebagai alat analisis sangat efektif untuk mengetahui pertumbuhan objek yang diolah dan pengolahan datanya sangat sederhana. Bisa menggunakan piranti lunak Microsoft Excel atau dihitung secara manual.
Download File   Rony Kurniawan, SE, MM

Judul : Analisa Marketing Mix Terhadap Kepuasan Konsumen susu Pisang di Kabupaten Banyuwangi
Pengarang : Nursyamsida Tohari; Nike Norma Epriliyana; Hari Budi Lestari
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep marketing mix meliputi variabel produk, harga, promosi dan tempat terhadap tingkat kepuasan konsumen susu pisang di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan lanjutan dari Program Pengabdian Masyarakat Akademi Akuntansi PGRI Jember melalui Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM). Sampel dalam penelitian berjumlah 300 responden yang terdiri dari konsumen susu pisang mulai dari anak-anak, remaja dan ibu rumah tangga. Teknik Sampling menggunakan cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel produk berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan tingkat signifikansi 0,041; variabel harga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan tingkat signifikansi 0,025; variabel promosi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan tingkat signifikansi 0,000; dan variabel tempat berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen.
Download File   Nursyamsida Tohari; Nike Norma Epriliyana; Hari Budi Lestari

Judul : Peran IbM pada Upaya Peningkatan Kualitas Produk dan Pasar Pengusaha Sepatu Lukis dan Sandal Lucu di Malang
Pengarang : Etikawati Triyosoputri1), Erna Winansih2)
Abstraksi : Kota Malang dikenal sebagai kota penghasil berbagai jenis kerajinan, baik kerajinan tradisional, kontemporer maupun modern. Produk kerajinan sandal lucu dan sepatu lukis merupakan dua hasil kerajinan yang menonjol. Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini melibatkan pengusaha sandal lucu yaitu Sandal lucu dan pengusaha sepatu lukis yaitu CORPIES. Analisis SWOT telah dilakukan untuk mendalami karakteristik pengusaha sandal lucu dan sepatu lukis. Permasalahan yang dialami kebanyakan berkisar pada peningkatan kinerja produksi dan pemasaran yang diprioritaskan pada aspek-aspek: sarana produksi, diverififikasi produk dan prasarana untuk pameran. Ipteks bagi Masyarakat bertujuan menggandeng mitra UKM untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut melalui berbagai kegiatan dan bantuan penyusunan sarana dan prasarana produksi serta pemasaran, antara lain: sarana pemasaran, diversifikasi produk, dan prasarana rak dan meja pameran. Peningkatan kinerja produksi dan pemasaran bagi pengusaha kerajinan sandal lucu dan sepatu lukis telah berhasil dicapai. Sarana produksi yang dipilih cukup signifikan untuk meningkatkan produktifitas, demikian juga sarana pemasaran. Produktifitas perajin sandal lucu dapat meningkat kurang lebih 100%. Jika tenaga kerja terampil ditingkatkan jumlahnya maka peningkatan produktifitas akan lebih tinggi lagi.
Download File   Etikawati Triyosoputri1), Erna Winansih2)

Judul : Stabilitas Nilai Tukar Setelah Krisis Global 2008
Pengarang : Hadi Sutrisno
Abstraksi : Stabilitas nilai tukar merupakan variabel penting berkaitan dengan perekonomian suatu negara, di mana fundamental perekonomian akan sangat memengaruhi nilai tukar mata uang. Tingkat stabilitas suatu mata uang ditunjukkan oleh tingginya volatilitas mata uang tersebut. Semakin tinggi tingkat volatilitasnya berarti semakin tidak stabil mata uang tersebut, begitu pula sebaliknya. Stabilitas bisa dilihat secara short-run maupun long-run. Untuk melihat bagaimana karakteristik stabilitas suatu mata uang, akan lebih tampak bila terjadi shock, misalnya adanya krisis global 2008. Pada kasus USDIDR dengan EURUSD, untuk USDIDR short-run lebih stabil dibandingkan EURUSD, dikarenakan USDIDR sebagai inconvertible currencies yang mempunyai jumlah transaksi relatif lebih sedikit, sedangkan EURUSD sebagai convertible currencies, yang mempunyai jumlah transaksi relatif lebih banyak, dan sebagai major currencies, sehingga stabilitasnya kurang secara short-run. Akan tetapi pada long-run, EURUSD lebih stabil dibanding USDIDR, mengindikasikan secara fundamental negara yang tergabung dengan pemakaian mata uang tunggal EURUSD lebih baik dibandingkan fundamental Indonesia sebagai pemakai mata uang USDIDR.
Download File   Hadi Sutrisno

Judul : Usaha Meningkatkan Omset Penjualan Pengusaha Mie Ayam (Kasus di Kotabaru Driyorejo Gresik)
Pengarang : W a r a s SE. MM., Siswadi ST., M.Si. Joko Ismoyo SH., MH.
Abstraksi : Community service programs is applied to two (2) partners chicken noodle seller located in Kotabaru Driyorejo Gresik. Two (2) partners have different characteristics. Partner 1 besides selling chicken noodle also meatballs. Before the applied community service programs, meatballs are sold not made itself but the supply of another meatball seller. In addition, partner 1 also produces raw noodle and “pangsit” skins for sale to the seller meatballs and chicken noodle another. Production volume partner 1 of 18 kg / day for raw noodle and “pangsit” skin. While the partner two only sell chicken noodle. Raw noodle and “pangsit” skin produced only used for its own purposes with volume production partner at 3 kg / day. They use a manual noodle machine which speed only 4 kg per hour and that no longer sufficient to meet the raw noodles and “pangsit” skins market. In Kotabaru Driyorejo there are 30 meatball merchants, 15 chicken noodle merchants and 2 stalls in village market that expected need 199 kg / day of raw noodle and pangsit skin . The purpose of this program isincrease machine productivity, increase the level of hygiene products, increase motivation, vision and entrepreneurship, as well as increase revenue and profit partners. Efforts to improve the productivity of the business is done by increase the market coverage from 5 meatball and 1 chicken noodle merchants into 30 meatball and 15 chicken noodle merchants, as well as supplying raw noodles and “pangsit” skin in The village market stalls. To capture the potential market and adjust the customer’s desire we we have done some activitiesor programs namely the replacement of old machines that were previously capacity of 4 kg / h with the new engine has a capacity greater, namely 10 kg / h, improve work methods and tools that support the resulting product quality and hygiene, and register to the DINKES Gresik as Household Industrial Company (PIRT).In the field of entrepreneurship and marketing has changed fundamentally about business strategy at Partner 1(Mr. Kharisun). Starting in early June that the product meatballs are not co-operate with other mechant, but he has begun to made by him self. The taste of meatballs and meatball sauces made by Mr. Kharisun as delicious as his previous partner has made. Partially raw noodle and “pangsit” skin packed in plastic bags, labeled and then displayed in the store pracangan and vegetable stall at the village market. Activities that have been carried out in a community service program has provided real results. End of October 2014 the sales revenue of chiken noodle, raw noodle, “pangsit skins” and meatballs partners-1 increased to Rp. 2.130.000, - / day from Rp. 1.388.000,-(increase by 53, 45%). While its profit increased to Rp. 1.097.000, - / day from Rp. 652,000(increase by 68.25%). On the other hand partner-2 , the sales revenue of chiken noodle and meatball increased to Rp. 1.380.000,- from the previous Rp. 180,000,-(increase by 666%). While its profit increased to Rp. 566,000, - from Rp. 157,000, -(260%)l
Download File   W a r a s SE. MM., Siswadi ST., M.Si. Joko Ismoyo SH., MH.

Judul : Program IbK dan Coop untuk Menumbuhkan Wirausaha Baru di Universitas Widyagama Malang
Pengarang : Wiwin Purnomowati, Ismini, Sudiyono, Untung Sugiarti
Abstraksi : bersaing dalam pasar kerja. Sebagian besar lulusan Perguruan Tinggi lebih tertarik sebagai pencari kerja (job seeker) dari pada pencipta kerja (job creator). Hal ini terjadi karena sistem pembelajaran di perguruan tinggi masih terfokus pada menyiapkan “lulusan yang siap keja” dan bukannya “lulusan yang siap menciptakan pekerjaan (job creator)”. Di sisi lain peningkatan jumlah pencari kerja tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah lapangan kerja sehingga menyebabkan pengangguran. Semakin tingginya pengangguran sarjana berkaitan dengan relatif lemahnya relevansi lulusan PT dengan dunia kerja. Oleh karena itu diperlukan solusi untuk mengatasi masalah ini antara lain dengan Program Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK) dan program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT) atau COOP (Cooperative Academic Education Program). Program IbK dan COOP merupakan program Dikti yang bertujuan untuk menumbuhkan wirausaha baru di kalangan mahasiswa. Perbedaannya, kalau di program IbK mahasiswa langsung praktek menjadi wirausaha, setelah mereka mengikuti kegiatan pelatihan kewirausahaan dan magang di UKM selama 1 bulan. Sedangkan di program COOP, mahasiswa bekerja di UKM 7 jam per hari selama 4 bulan dengan mendapatkan kompensasi keuangan. Setelah mengikuti program IbK tumbuh setidaknya 20 wirausaha baru tiap tahun, sedangkan setelah ikut COOP, 50% mahasiswa termotivasi menjadi wirausaha.
Download File   Wiwin Purnomowati, Ismini, Sudiyono, Untung Sugiarti

Judul : Penerapan Manajemen Konflik terhadap Kinerja Karyawan pada CV. Banner Point Supermarket Kediri
Pengarang : Faisol
Abstraksi : The research is aimed to know: 1) the effect of the functional conflict level, stimulates conflict, reduce conflict and resolve conflict individually on the employee performance. 2) the effect of the functional conflict level, stimulate conflict, reduce conflict and resolve conflic simultaneously on the employees performance. 3) the dominant factor affecting the employess performance of CV Banner Point Supermarket Kediri. The research in CV Banner Point Supermarket Kediri with the population consists of 100 respondents. Data intake obtained directly by questioner. The research in CV Banner Supermarke Point Kediri concludes that: 1) the functional conflict level, stimulate conflict, reduce conflict and resolve conflict individually have a positive and significant effect on the employees performance improvement; 2) the functional conflict level, stimulate conflict, reduce conflict and resolve conflict simultaneously have a positive and significant effect on the employees performance; the regression equation yielded is CV Banner Supermarket Point: Y = 0.047+ 0,228 X1 + 0,550 X2 + 0,326 X3 + 0,444 X4 + e; the determination coefficient of Adjusted R2 = 0.595 mean that the the functional conflict level, stimulate conflict, reduce conflict and resolve conflict determine the variability on employees performance about 59,5 % the remain 40,5% is determined by other factor beyond the model; 3) the most dominat factor affecting the employees performance is stimulate conflict which is demonstrated by the regression coefficient of stimulate conflict of 0,550 is the greatest one among other factors. The conclusion is the application of conflict management that includes a functional conflict level, stimulating conflict factors, factors of reducing or suppress conflict and resolving conflict factors have positive influence on employee performance on CV Banner Point Supermarket Kediri, meaning that increasing the application of conflict management will improve employee performance on CV Banner Point Supermarket Kediri. In order CV Banner Point Supermarket can achieve its goal of improving the performance of employees, then the potential and uniqueness conflict management can be applied in all areas of work the company on CV. BANNERPOINT SUPERMARKET KEDIRI.
Download File   Faisol

Judul : Analisis Tingkat Hunian dan Pendapatan Hotel di Kabupaten Jember Selama Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ)
Pengarang : Andri Mardi Susanto1, Indria Yuli Susanti2 dan Neviyani3
Abstraksi : Bulan Berkunjung ke Jember merupakan event tahunan yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember yang menciptakan bentuk pariwisata dalam bentuk kegiatan entertainment berupa olah raga, seni, budaya, dan sains. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat hunian dan jumlah wisatawan berpengaruh positif terhadap pendapatan hotel selama bulan berkunjung ke Jember (BBJ) di Kabupaten Jember. Sampel dalam penelitian ini adalah hotel-hotel yang ada di Kecamatan Kota Kabupaten Jember sebanyak 31 hotel. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS versi 16.0 for windows ditemukan hasil tingkat hunian berpengaruh positif terhadap pendapatan hotel di Kabupaten Jember. Sedangkan jumlah wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan hotel.
Download File   Andri Mardi Susanto1, Indria Yuli Susanti2 dan Neviyani3