Detail Jurnal


Judul : Pengaruh Kompetensi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Siam Maspion Terminal Gresik–Jawa Timur
Pengarang : Djoko Soelistya, Amiartuti Kusmaningtyas
Abstraksi : Pada umumnya perusahaan menempatkan kinerja karyawan sebagai tujuan perusahaan, hal tersebut disebabkan karena kinerja karyawan merupakan pendukung utama kinerja perusahaan yang menjadi harapan stakeholders dari perusahaan tersebut. Penelitian ini menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi kerja karyawan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini dilaksanakan pada PT Siam Maspion Terminal Gresik Jawa Timur. Unit sampel penelitian ini adalah seluruh karyawan (metode sensus), dengan populasi yang berjumlah 37 orang karyawan. Metode pengumpulan data digunakan dengan kuesioner. Hasil pengujian terhadap model pada penelitian, dengan menggunakan analisis regresi berganda, dan dengan bantuan software SPSS, pada 37 responden, mampu menjelaskan hubungan antara kompetensi dan motivasi kerja karyawan terhadap kinerja karyawan pada PT Siam Maspion Terminal Gresik Jawa Timur. Hasil penelitian diperoleh nilai Koefisien Determinasi (R2) sebesar 0,672, hal ini menunjukkan bahwa, karyawan dengan kompetensi yang baik dan dengan adanya motivasi yang tingi maka, akan mendorong naiknya kinerja karyawan pada PT Siam Maspion Terminal Gresik Jawa Timur sebesar 67,2%. Hal lain yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa faktor kompetensi dalam model penelitian, menjadi faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan pada PT Siam Maspion Terminal Gresik Jawa Timur, sebesar 82,8%. Kata kunci: Kompetensi, Motivasi, Kinerja karyawan
Download File   Djoko Soelistya, Amiartuti Kusmaningtyas

Judul : Analisis Pengaruh Tingkat Pendapatan Tukang Sayur Keliling Perempuan Terhadap Kesejahteraan Keluarga di Desa Tegal Bai Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Tahun 201414
Pengarang : Indria Yuli Susanti
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh tingkat pendapatan tukang sayur keliling perempuan terhadap kesejahteraan keluarga di Desa Tegal Bai Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Sampel dalam penelitian ini adalah pedagang sayur keliling perempuan yang ada di Desa Tegal Bai Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember sebanyak 75 orang. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS versi 17.0 for windows ditemukan hasil bahwa pendapatan tukang sayur keliling perempuan (X) berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan keluarga (Y) sebesar 39%. Hal ini menunjukkan bahwa profesi pedagang sayur keliling yang dilakukan kaum perempuan mempunyai andil dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kata kunci: pendapatan tukang sayur keliling perempuan, kesejahteraan keluarga
Download File   Indria Yuli Susanti

Judul : Analisis Strategi Kebijakan Pemerintah Berkenaan dengan Konsumsi untuk Pertumbuhan Ekonomi
Pengarang : Hadi Sutrisno
Abstraksi : Konsumsi sebagai salah satu variabel penting dalam perekonomian, di samping merupakan fungsi dari pendapatan, ternyata juga berperan terhadap besarnya pendapatan kedepannya yang pada gilirannya juga kepada tingkat pertumbuhan ekonomi. Hubungan yang berangkai ini menarik kita pelajari secara seksama agar dalam menentukan sebuah kebijakan perekonomian menjadi tepat. Dua komponen kebijakan fiskal yakni belanja pemerintah (G) dan Pengenaan pajak (T). Keduanya berpengaruh terhadap pertumbuhan GDP, namun yang berpengaruh langsung terhadap konsumsi adalah pengenaan pajak. Perubahan pajak akan memengaruhi pendapatan equilibrium, selanjutnya terhadap konsumsi. Untuk mencapai target PDB sebesar nilai tertentu, apabila kebijakan pemerintah melalui konsumsi maka harus dengan memperbesar konsumsi masyarakat dengan cara melakukan pengurangan pajak. Seberapa besarnya pengurangan pajak yang harus dilakukan akan sangat tergantung dari kecenderungan mengonsumsi marginalnya (MPC). Kata kunci: Konsumsi, Pengenaan Pajak, Pertumbuhan GDP
Download File   Hadi Sutrisno

Judul : Teaching Speaking for Debating Using Argumentative Essay
Pengarang : Elli Setiyo Wahyuni
Abstraksi : Writing argumentative essay is aimed to improve the ability of speaking English for debating material. The argumentative essay which contains strong claim, relevant reasons, examples and conclusion, are used to provide students with a systematic technique to organize the ideas into written form so that they will know what to say when there is a chance for students in group to perform in rebuttal. The pro and contra groups have the same activity to write the essay about the chosen topic. Furthermore, in debating session, both groups introduce themselves, state the topic and strong claim, give logic reasons to support the strong statement, provide related examples and findings in the conclusion. The impacts of using argumentative essay in speaking are to improve the student ability of speaking. The student performances show that students are encouraged to use new vocabulary, language pattern, expression, pronunciation, stress and tone of words appropriately. Keywords: Argumentative essay, Classroom Action Research, Debating, Speaking skill.
Download File   Elli Setiyo Wahyuni

Judul : Pendekatan Sistem Manajemen dalam Pencapaian Tujuan
Pengarang : Anang Dwi Putransu Aspranawa
Abstraksi : Pendekatan sistem (system approach) merupakan metode ilmiah yang implementasinya secara sederhana dilukiskan sebagai penerapan berpikir sistem menganalisis sesuatu masalah secara efektif dan efisien. Pengelolaan organisasi atau lebih tepatnya disebut dengan manajemen pada sebuah organisasi dalam proses upaya mencapai tujuan secara realitis. Praktiknya pada organisasi apa pun bentuknya tidak lepas muncul suatu masalah/persoalan baik dari faktor internal maupun eksternal. Penerapan pendekatan sistem manajemen merupakan solusi yang dapat dilakukan dengan model sistem ”masukan-proses-hasil”, implementasinya ada 2 (dua) tahapan tindakan, Tahap pertama: identifikasi pada sistem yang terbentuk dan yang dimiliki (fungsi baku manajemen), Tahap kedua: Menganalisis fungsi demi fungsi dan faktor yang terlibat berpengaruh pada pencapaian tujuan, dengan menggunakan analisis SWOT untuk penetapan ukuran kesiapan dan ketidaksiapan dalam upaya capaian standar baku (skala Prioritas dalam ratio target pencapaian sasaran). Hasil akhir analisis ketidaksiapan fungsi dan faktor yang terlibat berarti masalah yang harus dihadapi dan harus diadakan penyelesaian masalah dengan mencari solusi untuk menjadikan kesiapan fungsi dan faktor yang terlibat sampai dengan pencapaian standar baku yang ditetapkan dalam pencapaian tujuan. Kata kunci: pendekatan sistem, fungsi baku manajemen
Download File   Anang Dwi Putransu Aspranawa

Judul : Pentingnya Audiensi Konsumen dalam Merancang Strategi Periklanan yang Efektif
Pengarang : Jokhanan Kristiyono
Abstraksi : Iklan dirancang dan dibuat untuk membuat masyarakat atau khalayak tertarik dengan pesan atau produk yang diberikan dalam iklan tersebut, untuk itu iklan harus dapat menimbulkan efek khalayak atau konsumen. Untuk membuat iklan yang menimbulkan efek yang baik dan maksimal, maka iklan itu harus efektif dan kreatif. Terdapat 7 langkah bagaimana membuat iklan yang kreatif dan efektif. Salah satu langkah menyebutkan ialah Known Well Your Customer atau harus tahu betul konsumen atau khalayak seperti teori yang ditulis oleh Pat Fallon dalam bukunya Juicing the Orange: How to Turn Creativity into a Powerful Business Advantages, Harvard Business School Press, 2006. Untuk membuat iklan yang efektif, maka pembuat iklan (advertiser) harus paham bagaimana membuat iklan yang dapat menimbulkan 6 faktor respons khalayak yaitu: Hear/See, yaitu respons khalayak untuk mendengar atau melihat, Feel, respons khalayak untuk merasakan, Think/Understand, respons khalayak untuk berpikir dan mengerti, Believe, respons khalayak untuk percaya, Connecting, respons khalayak untuk merasakan bahwa produk ini dibutuhkan oleh khalayak atau ada hubungan dengan khalayak, dan terakhir Do, respons aksi dengan membeli atau menggunakan produk yang ditawarkan dalam iklan tersebut. Pengiklan atau advertiser harus paham dan mengerti mengenai interaksi dan dampak. Interaksi-interaksi yang harus dirancang dan dibuat yang dapat menimbulkan efek saling terkait. Selain itu harus mengerti bahwa di dalam pemasaran khususnya sasaran pasar atau target market, faktor respons khalayak tidaklah sama untuk semua situasi komunikasi pemasaran. “Why consumers behavior is very important for advertiser?”, pertanyaan yang sangat penting dan pertama kali muncul dalam pengiklan dalam merancang iklan. Perilaku konsumen itu sangatlah penting untuk para pengiklan atau agensi periklanan, karena jika kita paham dan mengerti konsumen maka konsep dan rancangan iklan yang akan kita buat akan menimbulkan atau menciptakan efek yang luar biasa dan mempunyai tingkat efektivitas yang tinggi dalam penyampaian pesan komersial atau iklan. Fenomena tren itu erat kaitannya dengan pola dan gaya hidup, psikografis serta pilihan dalam budaya konsumen. Untuk itu sebuah rancangan strategis periklanan yang efektif harus didasari bagaimana proses konsumen dalam mengambil suatu keputusan dalam membeli atau menggunakan produk tersebut. Karena cara konsumen dalam menentukan pilihan produk merupakan faktor yang sangat penting dalam mengidentifikasi konsumen potensial, karena semakin banyaknya pilihan produk sejenis dan variasi merek hingga pilihan media yang terus berkembang menjadi faktor yang memperumit bagaimana menentukan strategi periklanan. Kata kunci: audiensi konsumen, efek khalayak, respons, interaksi, marketing communication, consumers behavior, psikografis.
Download File   Jokhanan Kristiyono

Judul : Pembentukan Karakter Kewirausahaan Bagi Anak Panti Agar Memiliki Jiwa Entrepreneur
Pengarang : Misrin Hariyadi, Badruli Martati
Abstraksi : Panti Asuhan Muhammadiyah (Mitra 1) selalu berupaya dan berkomitmen menjadikan anak asuh yang mandiri dengan menanamkan jiwa entrepreneur. Salah satu hal yang diajarkan adalah produksi dan pemasaran telor asin, dengan memproduksi telor asin rata-rata 250 butir/minggu dengan nilai: 250 × 4 × Rp1.650 = Rp1.650.000/bulan. Teknologi pengolahan telur merupakan usaha untuk mengawetkan, memperpanjang daya simpan, dan mencegah penurunan kualitas telur. Umumnya telur asin yang dibuat satu rasa (asin). Modifikasi rasa telur asin dilakukan dengan menambahkan aneka rasa seperti rasa buah-buahan, rasa bawang putih, rawon, soto, dan lain-lain. Metode memasak dengan “dandang” hasilnya tidak merata dan terbatas volumenya. Untuk itu dibutuhkan alat pengovenan telor asin agar produksi meningkat dan dapat bertahan lebih lama. Di samping telur asin, usaha yang dilakukan adalah pengawetan bawang merah dan putih. Oleh karena bawang merah dan putih mudah mengalami rusak dan busuk, serta saat panen atau produksi berlebih maka harganya turun drastis. Untuk itu, satu cara menjaga harga bawang stabil dengan usaha bawang goreng. Usaha bawang goreng yang dijalankan, kualitasnya kurang karena adanya minyak berlebih. Maka dibutuhkan cara pengurangan minyak dengan mekanis, yaitu menggunakan mesin yang digerakkan oleh listrik dengan system putar (sentrifuse) dengan kecepatan tertentu. Mitra 2, Panti Asuhan Putri ’Aisyiyah II Kebonsari yang berada di Surabaya masih dalam kondisi baik. Panti ini merupakan amal usaha Pimpinan Daerah ’Aisyiyah Surabaya guna menampung dan memelihara serta mendidik anak-anak putri muslim yang yatim, piatu, maupun dhuafa’. Salah usaha panti adalah VCO, umumnya dimanfaatkan masyarakat untuk menggoreng atau dikonsumsi bagi ibu hamil menjelang persalinan, memijat, mengerik, dan melembutkan rambut, sebagai campuran minyak telon dan minyak cem-ceman. Yang paling menakjubkan, minyak kelapa dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu dibutuhkan pelatihan akuntansi dan manajemen keuangan dibutuhkan untuk membantu meningkatkan pengelolaan menjadi professional. Dari produksi yang dilakukan jika ada pesanan ditingkatkan menjadi produksi secara rutin dan memiliki catatan keuangan yang benar, dan dengan memperhitungkan ongkos produksi secara cermat maka harga jual dapat bersaing dengan produksi serupa di pasar. Kata kunci: jiwa wirausaha, panti asuhan
Download File   Misrin Hariyadi, Badruli Martati