Detail Jurnal


Judul : Materialitas dalam Akuntansi dan Auditing (Materiality in Accounting and Auditing)
Pengarang : Yustrida Bernawati
Abstraksi : Para praktisi akuntansi dan auditor mengaplikasikan konsep materialitas dalam setiap tahapan pekerjaannya untuk menghasilkan informasi yang bebas dari kesalahan dan salah saji material sehingga dapat diandalkan untuk mengambil keputusan bisnis. Artikel ini mengulas mengapa materialitas penting, perkembangan konsep materialitas, pengertian materialitas dalam berbagai peraturan dari waktu ke waktu dan pengaplikasian pertimbangan materialitas dalam akuntansi dan auditing.
Download File   Yustrida Bernawati

Judul : Disparitas Wirausahawan Berperspektif Gender pada Usaha Mikro dan Kecil (Entrepreneur Disparity Gender Perspectif for Mikro and Small Business)
Pengarang : Anwar Hariyono, Nurlaily
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kemampuan kewirausahaan kesenjangan antara pengusaha dan pengusaha. Rumusan Masalah bagaimana kemampuan kewirausahaan perbedaan dilihat dari aspek kemandirian, sikap terhadap resiko, sikap terhadap waktu itu, dan toleransi terhadap sesuatu yang tidak pasti. Penelitian ini melibatkan 37 businesswomans dan 44 pengusaha dengan tingkat respon 67,5%. Hasilnya menunjukkan bahwa karakteristik responden 96,3% sebagai pemilik, dengan pendidikan SMU 54,3% dan 27,2% S1, usia pengusaha saat ini melebihi 40 thn sebesar 37%, dan 65% menikah dengan upaya telah dimulai antara usia 20–24 th. Berdasarkan kreteria dan data hasil proses diproduksi tidak ditemukan perbedaan (disparitas) antara kemampuan pengusaha dan pengusaha di entrepreneur karena nilai signifikansi kemandirian sebesar 0,191, pengambil resiko nilai sebesar 0.144, nilai orientasi masa depan sebesar 0,303 dan toleransi terhadap sesuatu bahwa 0,985 pasti, nilai lebih besar dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai tidak ditemukan perbedaan (disparitas) pengusaha dan kemampuan pengusaha dalam berwirausaha.
Download File   Anwar Hariyono, Nurlaily

Judul : Pengaruh Fitur Spokes Character terhadap Brand Atittude Melalui Kepercayaan atas Spokes Character pada Produk Ice Cream Paddlepop (Spokes Character Feature Effects for Brand Attitude Through Spokes Character Trust over Paddle Pop Ice Cream Product)
Pengarang : Bambang Sukarsono, Bambang Setyadarma
Abstraksi : Penelitian ini bertujuan mengukur kontribusi pengaruh ragam bahasa karakter terhadap sikap konsumen atas merek melalui kepercayaan ragam bahasa karakter pada produk es krim Paddlepop. Sampel penelitian ini menggunakan 115 responden. Teknik penarikan sampling menggunakan non probabilitas sampling (Metode penarikan langsung). Implikasi akhir penelitian menjelaskan bahwa fitur ragam bahasa karakter yang terdiri dari: Keahlian atas kepercayaan konsumen, Relevansi atas kepercayaan konsumen, Nostalgia atas kepercayaan konsumen memiliki kemaknaan pengaruh dalam uji hipotesis di bawah derajad toleransi 5%. Di mana Kepercayaan Konsumen Atas Sikap Konsumen terhadap Merek memiliki kemaknaan pengaruh di bawah derajat toleransi 5%. Analisis koefisien jalur kritis Keahlian Atas Kepercayaan Konsumen sebesar 26,5%, Relevansi Atas Kepercayaan Konsumen sebesar 63,8%, Nostalgia Atas Kepercayaan Konsumen sebesar 55,5% dan Kepercayaan Konsumen Atas Sikap Konsumen Terhadap Merek sebesar 3,4%. Hipotesis ke 1, Hipotesis ke 2, Hipotesis ke 3, Hipotesis ke 4 dalam penelitian ini dapat dibuktikan kebenarannya secara empiris.
Download File   Bambang Sukarsono, Bambang Setyadarma

Judul : Leadership the Challenge (Memimpin Tantangan)
Pengarang : Widiyarti
Abstraksi : Artikel ini membahas kajian isi dari buku yang berjudul Leaders the Challenge yang dikarang oleh James M. Kouzes and Barry Z. Posner Jossey-Bass. Terbitan A Wiley Company San Francisco, CA, tahun 2002, xxviii + 465 halaman. Buku ini membahas tentang lima praktik dasar kepemimpinan teladan, 10 komitmen kepemimpinan dan 20 sifat kepemimpinan yang diharapkan oleh pengikutnya. Secara umum, buku ini mengungkap apa yang seharusnya dilakukan seorang pemimpin dan penerapannya di berbagai negara (termasuk pada berbagai pekerjaan). Secara substansi buku ini telah mampu mengungkapkan bagaimana caranya menjadi pemimpin masa depan. Pemimpin yang efektif bukanlah seorang pengkhotbah, tetapi mereka adalah seorang pelayan. Buku ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi mereka yang menekuni liku-liku kepemimpinan seperti: sosiolog, politikus, psikolog, manajer dan pendidik, akan tetapi juga bagi kita semua yang berminat mempertanggungjawabkan oleh Nya. Oleh karena itu kepemimpinan adalah urusan setiap orang, dan tantangan kepemimpinan adalah salah satu pendekatan baru dalam mengatasi krisis kepemimpinan di era reformasi ini sehingga setiap pemimpin diharapkan mampu mengubah tantangan menjadi peluang, mengubah nilai-nilai menjadi tindakan, mengubah visi menjadi realitas, mengubah rintangan menjadi inovasi, mengubah perbedaan menjadi solidaritas, dan mengubah resiko menjadi penghargaan.
Download File   Widiyarti

Judul : Kajian Teori Model Seleksi Karyawan (Person-Organization Fit Model dan Competence Model) (Labor Selection Model Study (Person-Organization Fit Model dan Competence Model)
Pengarang : Amiartuti Kusmaningtyas
Abstraksi : Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Salah satu kunci utama dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional adalah terletak pada proses rekrutmen, seleksi, training and development calon tenaga kerja. Perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks menyebabkan terjadi perubahan terhadap orang-orang yang dibutuhkan oleh perusahaan/organisasi, baik dari segi Knowledge, Skill, Abilities (KSAs), maupun kesesuaiannya dengan organisasi. Rekrutmen karyawan juga sangat dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan, di antara-nya jenis organisasi publik atau swasta; kondisi pasar tenaga kerja, tuntutan serikat buruh, dan peraturan-peraturan pemerintah. Ivancevich (2001) mengemukakan sumber perekrutan dapat dari internal maupun eksternal, sumber internal dapat diperoleh melalui tiga cara dasar, yaitu (1) melalui transfer (pergeseran jabatan ke jabatan lain yang serupa dalam satu perusahaan); (2) melalui promotion (yaitu peningkatan ke jabatan yang lebih tinggi); (3) melalui pendekatan up grading (meningkatkan pendidikan/keahlian) karyawan yang sedang memegang jabatan; sumber perekrutan eksternal di antaranya, yaitu media advertensi, agen penempatan tenaga kerja dan perusahaan pencari eksekutif, serta acara-acara khusus untuk perekrutan (special events recruiting), namun keduanya tetap saja memiliki kelebihan dan kelemahan. Salah satu model perkrutan adalah Person-Organization Fit yang dikemukakan oleh Handler (2004), yang menyebutkan bahwa rekrutmen model ini mencari kesesuaian antara keyakinan dan nilai-nilai individu dengan budaya organisasi, sementara Pervin (1989) menyebutkan sebagai kesamaan tujuan dan Bowen et al (1991) menganggap sebagai kesesuaian kepribadian individu dengan karakteristik organisasi. Sedangkan model lain adalah competence model yang banyak dibahas oleh Boyatzis (1982), bahwa kompetensi pekerjaan adalah karakteristik yang mendasari seorang karyawan mulai dari motif, sifat, keterampilan, aspek citra diri, atau pengetahuan yang menghasilkan kinerja unggul dalam pekerjaannya. Kedua model ini dapat diterapkan pada kegiatan rekrutmen sepanjang memenuhi syarat-syarat yang diperlukan utamanya persiapan dan prosedur perekrutan sebagai petunjuk langkah-langkah seleksi untuk menghindari terselipnya prioritas tujuan seleksi. Pada akhirnya model rekrutmen Person-Organization Fit maupun Kompetensi memiliki tujuan sama dalam mendapatkan kualitas karyawan yang dikehendaki perusahaan, namun penerapannya lebih kepada jenis organisasi yang melakukan rekrutmen, apakah organisasi pemerintah, perusahaan, politik, social, dll. Model Person- Organization Fit lebih pada organisasi politik, social atau perusahaan keluarga, sedangkan model Kompetensi lebih pada organisasi pemerintahan atau perusahaan modern.
Download File   Amiartuti Kusmaningtyas

Judul : Atribut Produk sebagai Dasar Keputusan Pembelian Susu (Product Attributes as Base on Purchasing Decision a Milk)
Pengarang : Arijo Isnoer Narjono
Abstraksi : Perkembangan dunia bisnis sudah dinilai semakin ketat. Salah satunya dalam bidang perdagangan minuman, yaitu susu yang mengandung vitamin, mineral dan bernilai gizi tinggi. Susu sangat baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan terutama untuk anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan. Saat ini banyak sekali produk susu yang beredar di pasaran , salah satunya adalah susu Dancow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Merek, Mutu, Kemasan dan Harga berpengaruh secara signifikan baik secara simultan dan parsial terhadap keputusan pembelian susu Dancow pada Citra Swalayan Singosari Kabupaten Malang. Faktor merek mempunyai pengaruh yang dominan terhadap keputusan pembelian susu Dancow pada Citra Swalayan Singosari Kabupaten Malang.
Download File   Arijo Isnoer Narjono

Judul : Pengaruh GATT dalam Politik Hukum Bidang Penanaman Modal di Indonesia (GATT Influences for Investment in Politic of Law in Indonesia)
Pengarang : Khoirul Hidayah
Abstraksi : Era Globalisasi dan pasar bebas terkait dengan upaya untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional diperlukan peningkatan penanaman modal yaitu dengan mengolah potensi ekonomi menjadi kekuatan ekonomi riil. Penanaman modal dapat dilakukan dengan menggunakan modal yang berasal baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Penamaman modal dianggap mempunyai arti yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi Indonesia, untuk meningkatkan hal tersebut salah satu upaya adalah penetapan Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Keberadaan Undang-Undang tersebut diharapkan menjadi sumber hukum bagi pelaksanaan teknis penanaman modal baik dari luar ataupun dari dalam negeri. Keikutsertaan Indonesia di dalam WTO dan perjanjian GATT telah merubah politik hukum nasional. Politik hukum Indonesia bidang ekonomi yang semula hanya memperhatikan kepentingan nasional, namun seiring dengan keanggotaan Indonesia di dalam WTO, maka politik hukum ekonomi nasional juga harus memperhatikan kepentingan internasional. Pengaturan penanaman modal dalam hal ini harus sesuai dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi dalam GATT yang wajib ditaati oleh Indonesia. Prinsip nondiskriminasi terhadap penanam modal dalam negeri dan penanam modal luar negeri adalah salah satu prinsip penting di dalam GATT yang sekarang sudah diatur di dalam UU No. 25 Tahun 2007.
Download File   Khoirul Hidayah