Zona Integritas LLDIKTI Wil. VII

Peta PTS

ISO 9001:2008
Media Informasi
Link
Peta LLDIKTI Wilayah VII
Statistik Pengunjung
  • 02388418
    Pengunjung hari ini : 332
    Total pengunjung : 2388418
    Hits hari ini : 334
    Pengunjung Online : 2049048

Best View On :
  • Kantor LLDIKTI Wilayah VII
  • Kantor LLDIKTI Wilayah VII
  • Kantor LLDIKTI Wilayah VII
  • Kantor LLDIKTI Wilayah VII
  • Kantor LLDIKTI Wilayah VII
Penjelasan tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk Program Pasca Sarjana
By Admin on July 1, 2014
Nomor : 1470 /K7/KM/2014 30 Juni 2014
Lampiran : 1 (satu) set
Hal : Penjelasan tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
Untuk Program Pasca Sarjana

Yth. Rektor / Ketua / Direktur Perguruan Tinggi Swasta
di Lingkungan Kopertis Wilayah VII
Menindaklanjuti surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud nomor 0526/E.E3/MI/2014 tanggal 17 Juni 2014 perihal Penjelasan tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk Program Pascasarjana dan sehubungan dengan telah ditetapkannya Peraturan Menteri No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, bersama ini kami sampaikan beberapa hal :
1. Satuan kredit semester (sks) merupakan takaran waktu kegiatan belajar yang dibebankan kepada mahasiswa setiap minggu per semester melalui berbagai bentuk pembelajaran.
2. Jumlah sks program Magister dan program Doktor masing masing sebesar 72 sks, karena menyesuaikan dengan Capaian Pembelajaran (CP) keterampilan umum sebagaimana tertera dalam Lampiran Peraturan Menteri tersebut yang merujuk pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
3. Salah satu komponen CP untuk program Magister yaitu kemampuan menulis karya ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi dan pengakuan yang bertaraf internasional. Sedangkan salah satu CP untuk program Doktor yaitu kemampuan menulis karya ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional terindeks.
4. Berdasarkan CP pada butir 3, maka untuk magister beban 72 sks sebagian besar digunakan oleh mahasiswa untuk melaksanakan penelitian, sehingga sebagai contoh proporsinya :
- Perkuliahan : + 32 sks
- Proposal Thesis : + 5 sks
- Penelitian dan Penulisan Thesis : + 20 sks
- Seminar : + 5 sks
- Karya Ilmiah : + 10 sks
5. Berdasarkan CP pada butir 3, maka untuk Doktor 72 sks sebagian besar digunakan oleh mahasiswa untuk melaksanakan penelitian, sehingga sebagai contoh proporsinya :
- Perkuliahan : + 12 sks
- Proposal Desertasi : + 5 sks
- Penelitian dan Penulisan Desertasi : + 30 sks
- Seminar : + 5 sks
- Karya Ilmiah Internasional : + 20 sks
6. Dengan demikian jumlah sks penelitian dan penulisannya dapat mencapai lebih dari + 40 sks untuk Magister, dan + 60 sks untuk Doktor yang dapat didistribusikan sejak semester 1. Untuk ini, calon mahasiswa program Magister dan program Doktor harus memiliki sinopsis tentang penelitian yang akan dilakukan.
7. Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini maka Perguruan Tinggi perlu menyesuaikan strategi pembelajaran dan pembimbingan yang dituangkan dalam Pedoman Akademik.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.
Koordinator,

TTD
Prof. Dr. H. Sugijanto, MS., Apt.
NIP 19540621198021001

Tembusan :
- Dirjen Dikti Kemdikbud

 SE1470-K7-KM-2014

 Permendikbud No 49 Tahun 2014

Kembali Ke Halaman Awal

Pengumuman Lainnya